Sosialita

Duta Endek Denpasar “Endek is True Quality”

Pemerintah Kota Denpasar berhasil menggelar Pemilihan Duta Endek”dalam upaya melestarikan dan bangga menggunakan endek. Acara yang saat ini tiba pada tahun ke- 5 dan menyasar anak muda ini, juga menjadikan endek makin dicintai dan disukai dengan segala kreasi dan inovasinya hingga menjadi bagian life style mereka.
“Pemilihan Duta Endek Denpasar 2017“ yang juga bertujuan menyosialisasikan produk lokal unggulan Kota Denpasar ini, mengusung tema “Endek is True Quality” bakal digelar 7 Oktober mendatang,demikian disampaikan Ketua Panitia Pemilihan Duta Endek Denpasar 2017, Putu Feby Pradipta (Juara 3 Putra Duta Endek 2016) didampingi Ketua Umum Duta Endek Kota Denpasar IGA AA BerlianAudya Parimayuna (Juara 2 Putri Duta Endek 2016).
Selain itu, saat wawancara hadir juga beberapa orang panitia Duta Endek, yakni
I Gusti Ayu Trisha Yunita Agung (Juara 1 Putri Duta Endek 2016); Ni Komang Nadia Angga Nesa ( Juara 3 Putri Duta Endek 2016), Putu Ade Mandala Wiguna
( Juara 2 Putra Duta Endek 2016) ) dan Ida Bagus Rama Kusuma (6 Besar Duta Endek 2016) yang semuanya tercatat sebagai Panitia Pemilihan Duta Endek 2017. Mereka seirama mengatakan bahwa serangkaian Pemilihan Duta Endek tahun ini juga telah dilangsungkan berbagai kegiatan lomba, meliputi kewirausahaan, fashion show, fotografi hingga mewarnai.
Disamping itu, lanjut Berlian acara pemilihan ini juga lebih bertujuan terus menjaga dan menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan di kalangan remaja terhadap endek, serta memberikan kesempatan generasi muda untuk lebih lagi mengenal endek dengan segala keunikan proses pembuatannya.
Lebih lanjut Nadia juga menjelaskan beberapa kegiatan menyosialisasikan endek di kalangan generasi muda telah mereka dilakukan bersama dengan Ketua Dekranasda Kota Denpasar. Ny. Selly D. Mantra serta Disperindag Kota Denpasar dengan menyasar sekolah-sekolah. “Kami harapkan para pemenang Duta Endek 2017 ini, nantinya mampu memberikan yang terbaik untuk kemajuan dan peningkatan inovasi produk lokal di Kota Denpasar melalui kegiatan yang menyasar kalangan anak muda ini,” tandas Trisha.


Endek Kita Punya, Kita Pakai, Kita Bangga

Berikutnya Berlian mengatakan jika kegiatannya selama setahun in, dimana dirinya sebagai Ketua Umum Duta Endek Kota Denpasar, bersama pengurus lainnya, telah menjalankan program kerja Duta Endek Denpasar. Diantaranya melakukan penggalangan dana untuk bakti sosial, melaksanakan bakti sosial serta mengadakan berbagai perlombaan yang mengajak “Endek Lovers” sebagai sasarannya.
Terkait bakti sosial, dikatakan oleh Berlian yang paling anyar yakni pekan lalu mereka bersama para finalis Duta Endek 2017 , juga menjadi relawan. Mereka terbagi menjadi kesehatan, logistik dan dapur umum di Posko Pusat di Gor Sueca Pura Klungkung. Selain itu mereka juga sempat mengajak anak-anak pengungsi di sana bermain.
“Selain itu, kami juga menghadiri berbagai undangan pegeant lain dan mengisi acara untuk menambah relasi, seperti Denfest, Pesta Kesenian Bali, Sanur Village Festival. Duta Endek juga membuka stan di beberapa acara yang menghadirkan wirausaha muda endek. Selain itu, kami juga sempat ke Jakarta untuk event Inacraft serta bersama HIPMI Kota Denpasar melakukan pendampingan ke usaha tenun hingga melakukan promosi endek & Pemilihan Duta Endek di radio, koran, dan televisi. Kegiatan kami akan berakhir sebentar lagi dengan digelarnya “Pemilihan Duta Endek Denpasar 2017 yang kedepannya akan melanjutkan tugas kami, papar Berlian yang diamini oleh Feby, Ade, Nadia, Trisha dan Gus Rama.
Ditekankan kembali oleh Feby, bahwa diantara kegiatan yang mereka jalankan,
salah satunya bernama Endek Lovers”, yakni menampung seluruh kreativitas masyarakat khususnya anak muda untuk berinovasi mengembangkan kain endek melalui berbagai kegiatan yang menarik, sesuai semboyan “Endek Kita Punya, Kita Pakai, Kita Bangga”.
Hal senada juga disampaikan Ade dan Gus Rama tentang “Endek Lovers” dengan aneka lomba yang diikuti penuh antusias oleh para pecinta endek. Disamping itu juga dikatakan masih banyak kegiatan positif yang dijalanin mereka selama menyandangan predikat Duta Endek Kota Denpasar. Pastinya yang utama selama setahun menjalankan program kerja Duta Endek 2016, termasuk sosialisasi dan menjadi narasumber perkembangan endek, ucap Ade yang rajin mengenakan endek saat ke kampus ini.
Di organisasi Duta Endek kami juga memperoleh banyak hal positif, sebagai pembelajaran yang belum pernah didapatkan sebelumnya. Mulai dari bagaimana kami bersikap,sampai upaya membantu pemerintah melalui pelaksaan program kerja Duta Endek, termasuk aktivitas Endek Lovers yang mewadahi para pencita endek dari usia dini sampai dewasa, lanjut Gus Rama yang juga suka mengenakan endek ke kampus ini.
Begitu juga Trisha dan Nadia menyatakan jika mereka selain aktif menjalankan Program Duta Endek selama ini , juga semakin suka mengenakan endek di berbagai kegiatan. Dan, Nadia juga mengaku selama ini mereka sudah menggunakan endek di banyak kesempatan termasuk saat berpergian ke mall dan tempat umum lainnya
Sedangkan bicara perkembangan endek saat ini, Trisha, Berlian, Ade, Feby , Nadia dan Gus Rama senada mengatakan sangat pesat. Dari endek yang terlihat kuno berubah menjadi trend mode yang kerap digunakan di ajang nasional hingga internasional. Bahkan kata Trisha beberapa kegiatan pekan mode juga menghadirkan variasi endek sebagai paduan untuk trend fashion saat ini.
Selanjutnya lanjut Trisha mengingat endek, produk lokal warisan buadaya ini sudah biasa diaplikasikan ke dalam busana sehari-hari yang trendi dan khas anak muda. Terlebih, tanpa budaya kita tidak punya identitas, dan tanpa identitas kita bukan siapa-siapa. Maka terlihat para Duta Endek semakin intens mengenakan endek di berbagai aktivitas dengan harapan bisa terus menularkan minat mengenakan endek pada seluruh generasi muda. ( Sri Ardhini)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code

Paling Populer

To Top