Dara

The Error Project: Luncurkan Klip “Dunia dalam Harapan”

Sejak terbentuk Maret 2015, akhirnya The Error Project resmi merilis video klip perdana dari single “Dunia dalam Harapan”. Band yang menaruh perhatian besar terhadap penderita HIV AIDS ini mengaku maraknya masyarakat yang terjangkit virus mematikan ini harus diimbangi dengan informasi dan pengetahuan yang memadai.
Klip ini resmi diluncurkan di Boshe VVIP Bali. “Dunia dalam Harapan” merupakan single yang digarap sebagai bentuk keprihatinan atas stigma negatif untuk ODHA. Keterjangkitan virus ini selalu dijadikan senjata utama untuk mengucilkan para penderita AIDS, sehingga membuat jurang diskriminasi semakin dalam.
Band yang didukung oleh Ari KCX (vokal dan gitar), Gus Yana (bass) Krisnha (lead gitar) dan Iwak Qyong (drum) mengaku bahwa seseorang yang mengidap virus mematikan tersebut masih tetap memiliki hak yang sama dengan orang pada umumnya. Melalui klip di single “Dunia dalam Harapan” mereka ingin mengedukasi masyarakat bahwa tidak perlu mengucilkan para ODHA. Mereka perlu dukungan orang lain melainkan agar tidak mengalami ganguan psikis.
Penyakit AIDS tidak akan menular melalui berbicara maupun interaksi sosial. Justru ketika ODHA dikucilkan akan membawa beban psikis yang tentunya membuat sakitnya semakin parah, ujar Ari KCX.
Penggarapan klip video ini mengambil latar di desa Tamblang Buleleng, pantai Kerobokan dan Boshe VVIP Bali. Mereka melibatkan model cantik Lolit dan Tiwi dengan dibantu video shoot oleh Krisnantara dan Edy Mariyasa sebagai editor
Setelah dirilis secara resmi, TEP berharap dapat mengedukasi masyarakat mengenai betapa berbahayanya penyakit HIV AIDS sehingga masyarakat memperoleh informasi mengenai cara penanggulangan dan cara penularan penyakit mematikan tersebut. Masyarakat harus mendapat informasi yang benar bagaimana penyakit tersebut menular baik dari free sex, penggunaan jarum suntik bukan dengan komunikasi dan interaksi sosial, ungkap sang vokalis.
Band asal desa Tamblang ini juga lebih suka menciptakan lagu-lagu dengan mengambil tema sosial dan kehidupan yang riil. Rencananya, TEP akan menggarap album pertama yang terdiri atas 10 lagu. (Wiwin Meliana)

To Top