Buleleng

Lovina Festival Ambil Tema Enjoy The Difference

Lovina menjadi salah satu Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Buleleng yang memiliki karakteristik berbeda dengan daerah lainnya. Wisata budaya dan alamnya yang mulai dilirik wisatawan lokal maupun mancanegara harus terus dikembangkan dan dipromosikan untuk memacu kunjungan. Beberapa tahun belakangan pemerintah gencar melakukan promosi melalui pagelaran yang dikenal dengan lovina festival.
Tahun ini, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Pariwisata Buleleng kembali menggelar Lovina Festival ( Lofest ). Pada tahun 2017 Lofest mengambil tema “enjoy The difference” yang berarti Kabupaten Buleleng dengan segala karakteristiknya memiliki kepariwisataan yang berbeda dengan potensi wisata daerah lain di Provinsi Bali.
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, MM., dalam sambutannya menjelaskan Lofest kali ini akan digelar selama lima hari dari tanggal 14-18 September, dan Lofest tahun ini juga akan dirangkaikan dengan pelaksanaan kegiatan dua rally yakni Sail Indonesia Yacht Rally Tourism dan Wonderful Sail To Indonesia 2017. “Disamping untuk memajukan pariwisata Buleleng, Lovina Festival juga akan dirangkaikan dengan dua kegiatan Rally, yakni Sail Indonesia Yacht Tourism yang sudah berlangsung dari tanggal 9-15 september dan juga kegiatan wonderful Sail Indonesia 2017 yang akan berlangsung dari tanggal 16 – 19 September,” jelasnya
Lebih lanjut, Nyoman Sutrisna mengatakan Kegiatan Lofest ini juga bisa lebih meningkatkan kualitas promosi pariwisata Kabupaten Buleleng khususnya kawasan Pantai Lovina beserta Desa penyangga lainnya.’ Secara tidak langsung gelaran Lofest tahun 2017 ini bisa meningkatkan kualitas promosi pariwisata Buleleng khususnya pantai Lovina dan juga bisa meningkatkan Kesejahtraan masyarakat yang ada di kawasan pantai lovina Khususnya Desa Penyangga yang ada dikawasan pantai Lovina,” ungkap Nyoman Sutrisna. Ia menambahkan, selain untuk mempromosikan pariwisata, lofest juga sebagai wadah untuk memberikan ruang kepada seniman-seniman dari desa penyangga seperti Desa Tukadmungg, Anturan, Kalibukbuk, Kayu Putih, dan Kaliasem.
Disamping juga mempromosikan Pariwisata pantai Lovina, Nyoman Sutrisna juga menambahkan Lofest Kali ini juga akan mempromosikan kuliner Khas Buleleng melalui kuliner pantai.” Setidaknya akan ada 10 Stand kuliner yang akan ditampilkan selama gelaran lofest tahun ini,” imbuhnya
Dalam kesempatan itu juga hadir Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, dan pejabat dilingkup Pemkab Buleleng.(Wiwin Meliana).

To Top