Edukasi

Wisuda XXVIII Universitas Panji Sakti: Luluskan 170 Orang Wisudawan

Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja melepas sebanyak 170 orang wisudawan-wisudawati XXVIII di Hotel Banyualit, Lovina, Singaraja, Rabu (30/8). Terdiri atas lima fakultas yaitu Fakultas Ekonomi 65 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 70 orang, Fakultas Hukum 29, Fakultas Pertanian 3 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 3 orang.

Rektor Unipas Dr. Drs. Ketut Gunawan, MM., mengatakan, sejak berdiri tahun 1985 hingga saat ini, Unipas telah menghasilkan 3.207  orang sarjana. Jika dilihat kualitas lulusan dari tahun sebelumnya, tahun ini mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase lulusan sebanyak 19,4% (33 orang) lulus dengan predikat caumlaude, 75,5% lulus dengan predikat sangat memuaskan dan 4,5% lulus dengan predikat memuaskan. “Dengan bangga kami persembahkan kepada bangsa dan negara bahwa lulusan tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya ” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, diserahkan penghargaan kepada lulusan terbaik, masing-masing FISIP diperoleh I Putu Sucika dengan IPK 3,82,  Fakultas Ekonomi Komang Tri Wahyuni IPK 3,60, Fakultas Hukum Made Januarta IPK 3,76 serta Fakultas Pertanian Nyoman Sri Murtini IPK 3,57 dan FKIP Suandriani IPK 3,65.

Ditemui seusai sidang terbuka, Ketut Gunawan  menjelaskan lulusan mengalami peningkatan dari segi kualitas. Selain meningkat dari presentase predikat, juga dilihat dari peningkatan Indek Prestasi mahasiswa. Rata-rata Indeks Prestasi mahasiswa mencapai 3,23 lebih tinggi dari standar nasional evaluasi diri yaitu 3,00. Di samping itu, dilihat dari komponen input lulusan tahun ini sebanyak 70% sudah bekerja sedangkan 30% lagi sedang mencari kerja.

Gunawan menambahkan dari 30% lulusan yang sedang mencari kerja, pihaknya berharap mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmu yang telah didapat di kampus. Tidak hanya bekerja pada bidang formal, namun mahasiswa diharapkan dapat menciptakan lapangan kerjanya sendiri. “Selain dibekali dengan bidang keilmuwan yang dipilih, mereka juga dibekali dengan entrepreneur sehingga mampu bersaing di pasar kerja,” imbuhnya.

Bertepatan dengan momen wisuda kali ini, Gunawan juga menambahkan beberapa hal yang telah dilakukan untuk memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa. Salah satunya dengan diterapkan program E-campus sejak tahun 2016. Peluncuran program ini merupakan terobosan dalam dunia pendidikan yang bertujuan untuk mengefisienkan segala urusan administrasi kampus baik Kartu Rencana Studi (KRS), tracer study para alumni dan lain-lain. “Intinya sistem teknologi diadopsi ke depan memberi kemudahan terhadap keperluan kemahasiswaan,” jelasnya. Gunawan menambahkan dengan sistem E-campus maka tidak menutup kemungkinan jika unipas dapat dikenalkan diseluruh Indonesia bahkan secara global. “Melalui sistem E-Campus segala urusan kampus dapat diakses melalui internet bahkan melalui smart phone dengan jangkauan yang luas,” imbuhnya.

Selain itu, Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) telah diterapkan Unipas sejak tahun 2011 dan bahkan mulai tahun ajaran 2017-2018 Unipas yang meraih Akreditasi B ini juga menggunakan KBK berbasis KKNI. Pihak perusahaan atau pemerintahan yang menggunakan lulusan tidak ragu terhadap alumni Unipas memiliki keahlian dan pelatihan khusus. Alumni memiliki daya saing bersiap menghadapi era MEA. Pihaknya juga memberikan subsidi kepada calon mahasiswa yang kurang mampu sebesar 50% dari seluruh biaya yang diwajibkan. “Untuk diketahui tahun ini kami berikan subsidi kepada mahasiswa yang ekonomi dibawah sebesar 50 persen,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Korpri Panji Sakti yang diwakili oleh Sekretaris Yayasan berharap semua lulusan dapat bersaing dalam dunia kerja baik dalam mencari kerja maupun pencipta kerja. “Besar harapan kami lulusan dapat mebuktikan ke-sarjanaanya dalam prestasi-prestasi kerja dengan memegang teguh kejujuran, kedisplinan dan tanggung jawab,” tutupnya.-win

 

To Top