Kuliner

Cupcake: Si Imut yang Lembut

Bagi penggemar kuliner khususnya kue, pasti tahu cupcake. Kue bolu mungil yang bisa diberikan berbagai macam topping.  Kini makin mudah untuk mendapatkan cupcake yang enak dengan berbagai varian.

“Dulu saya sampai nitip cupcake kalau ada teman yang ke Jakarta. Sekarang di Denpasar sudah banyak yang jual cupcake. Rasanya pun enak-enak,” ungkap Ewik, seorang penggemar cupcake.

Dari beberapa referensi, cupcake dikatakan sebagai miniatur cake dan tergolong dessert. Pilihan rasanya ada yang vanila, cokelat, dan red velvet. Tekstur cupcake lembut, empuk, dan ringan karena mengandung mentega dan telur. Di bagian atasnya selalu ada olesan berupa krim atau cokelat.

Cupcake berkembang di Amerika Serikat  pada abad 19. Kue ini dijuluki cupcake karena bahan-bahan yang dipergunakan ditakar dalam ukuran “cup” atau mangkuk bukan ditimbang seperti halnya saat ini. Tradisi ini berkembang menjadi kebiasaan. Cupcake sering pula disebut sebagai “kue angka” karena takaran pengukurnya menggunakan perbandingan angka  tertentu dalam adonannya seperti satu mangkuk mentega ditambah dengan 2 mangkuk gula dan 3 mangkuk tepung.

Makin lama, variasi dan komposisi mulai berubah disesuaikan dengan bentuk dan tujuan pemanfaatan kue. Namun, yang tetap adalah penempatan kue dalam mangkuk kertas. Cupcake juga sering dibandingkan dengan muffin. Yang membedakan adalah ada atau tidaknya hiasan di bagian atas kue. (Ngurah Budi)

To Top