Surabaya

Nongkrong di Angkringan Semar Gresik

Ada yang menarik di Angkringan Semar Gresik. Tongkrongan segala usia ini menonjolkan budaya. Seperti yang dilakukan M. Zainudin Fanani, yang membuka angkringan itu sejak 1 tahun lalu. Usaha milik pria kelahiran Gresik, 2 September 1982, ini mengangkat tema budaya Indonesia. Mulai dari menu, desain bangunan, hingga acara hiburannya.

Sekarang ini nongkrong bagai budaya di kalangan masyarakat. Tak sedikit orang membuka lahan untuk sarana berkumpul bersama keluarga dan sahabat. Kedai itu menyediakan berbagai   fasilitas. Diantaranya, wifi, televisi, dan stop kontak di tiap meja. Menurut seorang pengunjung, angkringan ini tempatnya cukup luas. ‘’Bisa digunakan untuk kumpul-kumpul. Selain free wifi, tempatnya sejuk, karena banyak tumbuhan yang menambah tingkat nyaman,” kata Maya, seorang pengunjung angkringan.

Yang menarik, biasanya tempat tongkrongan hanya digunakan untuk anak muda. Tetapi di Angkringan Semar, yang terletak di kawasan Kota Baru Driyorejo Gresik ini juga terlihat anak-anak dan orang tua ikut nongkrong. Angkringan ini terkadang juga menerima pesan tempat untuk acara organisasi, meeting, dan lainnya.

Tentang menu, Zainudin Fanani, menyebut sangat beragam. Mulai tradisional sampai modern. Harganya pun terbilang cukup murah. Menurut dia, menu yang paling diminati adalah kopi nusantara. Untuk mengatasi pesaing, ia cukup menjaga kualitas dengan mengembangkan konsep mini café nya.

Menyinggung omzet, anak ke 6 dari 8 bersaudara ini menyebut diangka Rp 1.500.000 per hari. Sedangkan saat weekend dua kali lipatnya. Untuk mempertahankan pendapatannya, pria ini memiliki jurus inovasi yang jitu. Misalnya, dengan menampilkan  kesenian daerah (macapat) sekaligus modern (band acoustic).

Dalam waktu dekat, Zainudin Fanani, yang akrab dipanggil Mbah Semar ini akan membuka cabang angkringan semar ke-2 dengan konsep pujasera. ‘’Ini sengaja kami buat beda. Bila angkringan pertama focus ke budaya. Tetapi, untuk angkringan 2 lebih condong ke pujasera,’’ kata lelaki paruh baya ini. (Aldilla Putri)

 

To Top