Edukasi

Manajemen Marketing Tingkatkan Produksi

Sebagai seorang tenaga pendidik utamanya dosen diperguruan tinggi, menjadi hal yang wajib dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki. Selain diaplikasikan secara langsung kepada anak didik, ilmu pengetahuan tersebut juga diaplikasikan kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat secara kelembagaan melalui metodologi ilmiah sebagai penyebaran Tri Dharma Perguruan Tinggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan kemampuan masyarakat, sehingga dapat mempercepat laju pertumbuhan tercapainya tujuan pembangunan nasional.

Iptek bagi Masyarakat (IbM) merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat yang difokuskan pada penerapan hasil-hasil iptek perguruan tinggi untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman iptek masyarakat. Program ini dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat dan mengkaji iptek yang dihasilkan perguruan tinggi.

Hal tersebut juga dilakukan oleh I Gusti Ayu Purnamawati, SE., M.Si.,Ak., dosen D3 Akutansi dari Fakultas Ekonomi Undiksha Singaraja, dengan melakukan kegiatan IbM kepada Kelompok Wanita Pelukis Wayang Kamasan yang berlokasi di Banjar Dinas Sangging desa Kamasan, Klungkung.

Seni lukis wayang kamasan adalah salah satu bentuk karya seni klasik yang dianggap penting dalam kebudayaan Bali. Sementara karya seni ini tidak dapat dipisahkan dari nilai keagamaan, terutama nilai ritual. Melalui kegiatan Iptek bagi Masyarakat, produksi wayang Kamasan diharapkan dapat mengalami peningkatan baik secara kualitas dan kuantitas. Menurut Ayu Purnamawati selaku Ketua Pelaksana kegiatan Ipteks Bagi Masyarakat mengatakan keberadaan wayang Kamasan saat ini memang perlu dilakukan pembinaan sehingga masyarakat yang menekuni seni lukis ini tetap bisa bertahan dan bersaing di berbagi segmen pasar.

Ayu Purnamawati bersama dua rekannya Elly Herliyani, S.Sn., M.Pd., dan Drs. Ketut Sudiatmaka,M.Si., mengatakan ada beberapa hal yang menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut, yaitu peningkatan produksi yang  berkaitan erat dengan manajemen marketing. Meskipun kualitas sudah baik jika tidak dibarengi dengan pemasaran yang baik maka tentu hal ini akan sangat berpengaruh terhadap jumlah produksi. “Kami juga lakukan pembinaan dalam hal manajemen pembukuan sehingga para pelaku UKM bisa mengetahui keuntungan dan kerugian secara pasti,” ungkapnya. Pembinaan dibidang finishing juga ia lakukan baik dalam hal pewarnaan dan packing. “Kami usahakan agar perajin menggunakan bahan-bahan pewarna yang masih alami sehingga akan menghasilkan perpaduan warna yang lebih bagus dan natural,” imbuhnya.

Hasil dari kegiatan Ipteks bagi Masyarakat ini berupa buku panduan HaKi, buku panduan koleksi lukisan wayang, artikel ilmiah di jurnal pada forum ICHIRAD dan artikel ilmiah berISSN pada jurnal internasional klibel. ( Wiwin Meliana)

 

To Top