Pelesir

Jembong Waterfall Dilengkapi Kolam Renang

Wahan kolam renang di Air Terjun Jembong

Tofografi wilayah yang nyegara gunung menjadi salah satu faktor yang membuat Buleleng sangat kaya akan Sumber Daya Alam. Salah satunya air terjun. Selain Air terjun Gitgit, Sekumpul dan Alig-aling, masih ada banyak air terjun di Buleleng yang sudah dikelola maupun belum terjamah sekalipun.

Objek wisata air terjun memang selalu menjadi incaran untuk wisatawan lokal maupun mancanegara yang mencintai alam. Tak jarang dalam penataanya, pihak pengelola tetap mempertahankan keasrian dan kealamian air terjun dan lingkugannya agar tetap menarik dikunjungi.  Hal berbeda dilakukan dalam pengelolaan salah satu air terjun yang terletak di Sukasada ini.

Seiring pesatnya perkembangan pariwisata serta dalam upaya peningkatan kunjungan wisawatan ke Bali Utara, objek wisata yang satu ini kini tampil berbeda.  Objek wisata Air Terjun Jembong (Jembong Waterfall) di Desa Ambengan Kecamatan Sukasada Buleleng ini menjadi salah satu objek wisata favorit di Buleleng, karena selain aksesnya yang tidak jauh dari Kota Singaraja juga terkenal akan penataannya yang unik dan berbeda dari objek wisata air terjun yang ada di Buleleng.

Objek wisata air terjun jembong kini didukung dengan adanya wahana kolam renang baik untuk anak – anak hingga dewasa tepat tidak jauh dari lokasi air terjun Jembong. Wahana kolam renang di areal air terjun jembong ini memanfaatkan air terjun sebagai air kolam, sehingga masih sangat alami dan sejuk, juga didukung pemandangan alam di lingkungan sekitar.

I Made Suneka Ketua Kelompok Sadar Wisata Banten Sari Koordinator Wilayah (Korwil) Jembong mengatakan penataan air terjun jembong dan penggagas wahana kolam renang ini adalah dari kelompok sadar wisata. Pemilihan dibangunnya kolam renang adalah selain karena potensi air yang melimpah, juga untuk menjadikan Desa Ambengan sebagai salah satu Wisata tujuan para wisatawan ke Bali Utara. Karena selain bisa menikmati indahnya terjunan air, berswafoto, juga bisa berekreasi bersama keluarga. “Ini sebagai wisata tambahan, karena kalau air terjun saja di Buleleng sudah banyak jadi kita buat yang konsep alam dengan memanfaatkan air alam yang tentunya sejuk dan alami sebagai air kolam renang,”ungkapnya.

Objek wisata yang belakangan ini sedang ramai di media sosial rupanya belum dibuka secara resmi. Tiga bulan diperkenalkan melalui media sosial oleh pengunjung yang datang, rupanya mendapat respon positif dari masyarakat. ‘Kami belum grand opening lantaran masih banyak yang perlu kami tata, namun sejauh ini sudah banyak yang berkunjung untuk mandi dan berekreasi,” ungkapnya.

Saat ini penataan objek wisata air terjun Jembong beserta kolam renang baru 75 persen. Selanjutnya akan dilakukan penataan lebih lanjut baik fasilitas pendukung seperti perosotan alami hingga stand kuliner khas Desa Ambengan pada kawasan kolam renang, dan anjungan tempat berswafoto di kawasan Air Terjun yang tepat berada di atas kolam renang tersebut. Dikarenakan masih dikelola oleh Kelompok, pihaknya belum memberlakukan tiket masuk bagi para pengunjung.  “Tiket masuk akan diberlakukan setelah Peraturan Desa (Perdes) turun berdasarkan hasil rapat,”tegasnya. (Wiwin Meliana)

 

To Top