Advertorial

Fakultas Hukum Undiknas: Berbagi ke RSJ Bangli

Dari kiri: Ketua BPM Siwi- FH, Ketua BEM FH, Wahyu dan dan Ketua Panitia FH Peduli Dwi

Setiap perguruan tinggi (PT), sepatutnya melahirkan lulusan SDM yang berkualitas, penuh semangat juang, kritis, kreatif, mandiri dan inovatif.

Begitu juga dengan Fakultas Hukum Undiknas, dengan Akreditasi A dalam genggaman dipastikan mampu menghasilkan bibit unggul yang akan membawa bangsa ini ke arah yang lebih maju.

Selanjutnya, selain bicara prospek kerja seorang sarjan hukum, FH Undiknas juga dengan konsisten mengembangkan sisi pengabdian kepada masyarakat. Mengingat  hal ini juga menjadi salah satu poin dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mesti ditopang oleh seluruh mahasiswa.

Untuk itu, Dewi Puspita Sari, Ketua Panitia Pelaksana Fakultas Hukum Peduli mengatakan jika Fakultas Hukum Peduli, telah menjalankan salah satu ungkapan peduli melalui kegiatan positif dan kontribusi nyata dengan berbagi yang dilaksanakan BEM-FH Undiknas Denpasar, dengan mengunjungi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Bangli pada Kamis (20/7).

Dikatakannya, kegiatan Bakti Sosial yang diikuti oleh Gubernur BEM-FH, Ketua BPM-FH,mahasiswa serta dosen di lingkungan FH Undiknas, hadir pula Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Jiwa, Bangli serta Dekan Fakultas Hukum yang sekaligus membuka acara. Setelah persembahan hiburan dari penyanyi dangdut dan mahasiswa FH Undiknas Denpasar, dilaksanakan penyerahan donasi berupa sembako, selimut, sandal, serta peralatan mandi.

Pada penyelenggaraan acara yang berlangsung sehari tersebut, Dewi Puspita kembali menekankan ini merupakan aplikasi dari rasa peduli para mahasiswa pada sesama, khususnya pada orang-orang yang masih memerlukan uluran tangan mereka. Salah satunya adalah menemui mereka yang memiliki keterbelakangan mental di RSJ Bangli. “Harapan kami semoga donasi yang diberikan ini dapat memenuhi kebutuhan  pasien RS J Bangli. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak pengurus Rumah Sakit yang telah mengizinkan kami keluarga mahasiswa Undiknas University Denpasar, menyelenggarakan kegiatan kepedulian kami. Begitu juga semua undangan  yang menghadiri kegiatan Fakultas Hukum Peduli ini, serta para dosen serta tim panitia yang sudah mempersiapkan dengan sangat matang sehingga kegiatan saat ini berlangsung lancar,” katanya.

 

Membantu dan Memotivasi

Selanjutnya,Gede Wahyu Putra Kartawa, Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM-FH) Undiknas Denpasar menyatakan jika program kerja tersebut merupakan kegiatan yang keempat kalinya dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM-FH) Undiknas Denpasar periode 2016 – 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang memerlukan bantuan. “Di sini,mahasiswa juga harus mampu menghasilkan output yang bisa membantu masyarakat sekaligus memberikan motivasi positif bagi masyarakat,” ucapnya .

Menurut Wahyu Putra, kegiatan Fakultas Hukum Peduli ini, tidak hanya berbagi atau memberikan donasi, melainkan juga menyuntikkan semangat serta menghibur pasien yang sedang direhabilitasi agar lekas pulih dari penyakit yang dialaminya. “Ketika itu pasien nampak antusias dan sangat aktif.  Sebab, beberapa orang pasien memiliki talenta seni seperti , bernyanyi, bergoyang dan lainnya. Selain itu dan menurut Wakil Direktur Pelayanan RSJ Bangli, mereka yang direhabilitasi di sana telah diberikan pembelajaran untuk menghasilkan sebuah karya,” imbuh Wahyu Putra.

Sementara itu Dekan Fakultas Hukum Undiknas Denpasar Dr. AA Ayu Sri Rahayu Gorda, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengabdian pada masyarakat atau kegiatan bakti sosial ini bukan hanya menjadi tanggung jawab mahasiswa namun seluruh dosen atau pendidik,  juga  mereka yang terlibat dalam proses pembelajaran (civitas akademika) memiliki tanggung jawab yang sama.

Karenanya, sebagai Dekan ia menyambut baik dan berusaha mendukung semua aktivitas mahasiswa FH Undiknas. “Kami sangat mengapresiasi berbagai bentuk kegiatan yang meningkatkan kepedulian kepada sesama. Dan, dengan kunjungan mahasiswa ke RSJ Bangli diharapkan tidak hanya sekadar kunjungan berbagi kasih semata namun mahasiswa FH Undiknas nantinya dapat membuat karya ilmiah atau skripsi dengan mengambil tema yang berkaitan dengan perlindungan hukum terhadap hak-hak bagi pasien RSJ yang telah dinyatakan sembuh.

Begitu juga, perihal bagaimana peran dan tanggung jawab pemerintah di dalam mengelola Rumah Singgah dan RSJ agar di setiap Kabupaten wajib memilikinya. Sebab, RSJ Bangli memiliki keterbatasan kamar dan ruang untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi yang membutuhkan. Apalagi jika kita mencermati di masyarakat begitu banyak masyarakat yangg mengalami gangguan jiwa atau stres berat berkeliaran di jalan-jalan yang dapat membahayakan lingkungan.

Dengan  kunjungan dari FH Undiknas, kata Sri Rahayu Gorda mereka dapat berbagi pemikiran untuk memberikan perhatian dan masukan kepada pemerintah terhadap problematika ini, yang mungkin selama ini kurang mendapat perhatian. – ard

To Top