Edukasi

Menabung untuk Berlibur

I Wayan Dirgantara Suija

Menyisihkan sejumlah dana untuk disimpan atau lebih dikenal dengan menabung merupakan hal atau kebiasaan yang wajib ditanamkan sejak dini. “Dengan mengenalkan menabung sejak dini, maka kita membiasakan anak-anak mulai belajar berhemat dan bertanggung jawab dalam memegang uang,” ujar Ketua KSP Sila Mukti I Wayan Dirgantara Suija.
Meski tak memiliki progam tabungan khusus untuk anak-anak, KSP yang berkantor pusat di Rendang, Karangasem ini menyasar usia pelajar dengan bekerjasama dengan beberapa sekolah. Tabungan siswa yang terkumpul diambil setiap hari ke sekolah-sekolah tersebut. Tabungan siswa ini akan dibagikan setiap tahun (kenaikan kelas).

Dari jalinan kerja sama tersebut, selain memberikan bunga tabungan, KSP Sila Mukti juga memberikan reward berupa CSR Peduli pendidikan. “Pada kesempatan tertentu kami mengunjungi sekolah-sekolah tersebut untuk program edukasi dan literasi tentang produk-produk koperasi kami dan memberikan pemahaman tentang pentingnya menyisihkan sejumlah dana cadangan dari bekal (uang saku) mereka untuk kepentingan tertentu di kemudian hari,” jelasnya.

Dirga mengatakan dari penyisihan dana yang ditabungkan, tentu nilai nominalnya akan semakin meningkat dari waktu ke waktu, meningkat dari jumlah yang mereka setorkan karena mendapatkan bunga. “Ke depannya, tabungan ini bisa untuk memenuhi kebutuhan mereka sehingga tidak akan meminta lagi kepada orangtua, tetapi berusaha sendiri untuk mewujudkannya. Jiwa gigih dan tekun siswa ini menjadi nilai tambah tersendiri dalam membangun kebiasaan menabung,” ucapnya.
Untuk menggaet nasabah, koperasi ini menawarkan beberapa varian produk simpanan, seperti program simpanan berhadiah-simpanan program dengan manfaat tambahan dari sekadar hanya menabung biasa. Masing-masing produk memiliki manfaat yang di-bundling dalam produk tersebut dengan tujuan untuk menggaet anggota. Ia menyontohkan, Produk Simka Wisnu yaitu produk simpanan, yang selain anggota mendapat benefit dari dananya mereka juga berkesempatan untuk mendapatkan manfaat tambahan berupa program jalan-jalan dan Tirtayatra (Program Melali sambilang Mebakti)  baik di Bali maupun luar Bali. Ada juga produk Simpanan Sahara- yaitu produk simpanan yang khusus digunakan untuk persiapan hari raya.  Respons para nasabah terhadap produk-produk ini sangat bagus.
Dirga mengamati, belakangan ini sudah mulai tumbuh kesadaran masyarakat untuk menabung. Tujuannya bukan semata untuk sekadar menyisihkan dana namun sudah merupakan keharusan dengan tujuan untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, dana pensiun, dan kepentingan tidak terduga. “Bahkan saya liat terjadi pergeseran yang positif di masyarakat dimana menabung juga untuk tujuan berlibur atau berwisata bersama keluarga,” tandasnya. (Inten Indrawati)

To Top