Kuliner

Wedang Uwuh: “Sampah” Merah Penghangat Tubuh

Wedang Uwuh

Menikmati minuman tradisional Indonesia merupakan cara menghargai kekayaan lokal. Dari berbagai minuman tradisional yang ada, wedang uwuh merupakan salah satunya. Minuman khas Yogyakarta ini dibuat dari bahan-bahan yang berupa dedaunan, kayu, dan rempah sehingga mirip dengan “sampah”.

Dalam bahasa Jawa, wedang berarti minuman, sedangkan uwuh berarti “sampah”. Wedang uwuh disajikan panas atau hangat memiliki rasa manis dan pedas dengan warna merah cerah dan aroma harum. Rasa pedas didapatkan dari jahe, sedangkan warna merah dari kayu secang. Bahan lain yang dicampur dalam minuman ini antara lain cengkih, kayu manis, sereh, pala, kapulaga, dan gula batu.

Khasiat dari wedang uwuh ini, antara lain untuk menurunkan kolesterol, sebagai antioksidan, menyegarkan tubuh, menghangatkan tubuh, menghilangkan capek-capek, melancarkan aliran darah, menyembuhkan dan mencegah masuk angin.

“Saya dulu kenal uwuh ketika kuliah di Yogyakarta. Minum berwarna merah ini jadi penghangat tubuh saat mengerjakan tugas kuliah hingga malam hari. Setelah sekian lama, akhirnya menemukan minuman ini. Bahkan sekarang dijual di pasar swalayan. Tinggal beli ramuan kemasan terus seduh di rumah,” ujar Gito, karyawan bank yang dulu kuliah di Kota Gudeg dan sekarang bekerja di Denpasar. (Ngurah Budi)

To Top