Bunda & Ananda

Kreasi dari Barang Bekas

Liburan panjang telah tiba. Tak hanya bermain, beragam aktivitas bisa menjadi pilihan anak untuk mengisi liburan agar bermanfaat. Salah satunya dengan berkreasi membuat mainan dari barang bekas.

Pemanfaatan bahan purna pakai, menjadi salah satu alternatif stimulasi perkembangan kreativitas anak melalui aktivitas berkesenirupaan dengan mengedepankan sadar dan sayang lingkungan. “Dari bahan purna pakai ini kita bisa  menciptakan suatu karya yang menyenangkan bagi anak,  baik untuk bermain maupun untuk pameran prestasi,” ujar A L Ismurtono Santoso S.Sn yang akrab dipanggil Kak Ade ini.

Barang purna pakai yang bisa digunakan di antaranya sampah kering rumah tangga semisal botol minuman, baju kaus yang sudah usang, hingga potongan kain (perca) dan potongan kayu kemasan dan lain sebagainya. “Pada intinya menggunakan apa pun bahan yang bisa ditemukan di lingkungan sekitar,” ucapnya lagi. Bahan-bahan tersebut dapat diubah menjadi barang yang digunakan seperti kotak pensil, fancy bag, mainan dsb.

Peralatan yang dipakai pun tergolong mudah didapat dan sederhana seperti gunting, karet gelang dan lem kayu, juga berbagai  gambar dari kertas kado bekas, tisu bergambar dll.

Kak Ade memberikan contoh membuat mainan cari dan tangkap dari botol plastik bekas. Bahan yang disiapkan, botol plastik bekas dan tutup botol. Peralatan yang diperlukan gunting/ cutter, cat, kuas, dan tali.

Cara pembuatannya, botol dipotong menjadi 2 bagian, bisa untuk membuat ikan atau bunga. Kalau mau membuat ikan, botol dipipihkan lalu digunting membentuk ikan. Jika membuat bunga digunting membentuk kelopak bunga. Setelah itu dicat menggunakan cat acrilyc.

Tutup botol gunanya untuk membuat mangsanya. Kalau ikan, membuat ikan kecil. Kalau bunga, kita buat lebah atau kupu-kupu.Setelah itu tutup botol diikat dengan tali masukkan kedalam botol, lalu tutup. Mainannya sudah siap dimainkan.

Contoh lain, kotak tetra pack kemasan minuman bisa dimanfaatkan sebagai pajangan cantik di meja sekaligus tempat pensil dan ATK lain berbentuk sapi yang lucu, atau binatang lain yang disukai. “Bisa juga membuat mobil-mobilan dari karton susu,” imbuh alumni PSSRD Unud yang menjadi guru seni dan Kepala PAUD Davincio ini

Kak Ade memberikan tips untuk adik adik. Agar mudah berkreasi, rajinlah memilah sampah, cuci bersih benda yang mudah didapat dan bayangkan keinginan akan suatu alat permainan misalnya. “Tentu adik-adik akan bisa mengkreasikan benda tersebut dengan mencontoh benda yang sudah ada, atau mencontoh tahapan melalui youtube dengan bimbingan orang tua. Atau adik-adik bisa datang di waktu liburan ke tempat-tempat kursus kreativitas seperti di Davincio,” tandas instruktur menggambar Sanggar Pelangi BaliTV, President Rotary Club of  Bali Nitimandala, Ketua Himpaudi Denpasar Timur, Anggota APSAI, dan Pengurus PKG PAUD ini. (Inten Indrawati)

(Visited 2 times, 1 visits today)
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code

Terkini

To Top