Edukasi

Kombinasi Timur Tengah dan Bali

Seluruh umat Muslim di seluruh dunia kembali menyambut hadirnya Bulan Suci selama 30 hari penuh mendatang dengan segala aktivitasnya, baik dengan berpuasa dan juga menggiatkan ibadah lebih dari hari biasanya. Selain kegiatan-kegiatan khas di Bulan Ramadan, berbagai macam dekorasi juga mudah dijumpai khususnya di gedung-gedung perkantoran, maupun di lobi-lobi hotel.

Begitupun dengan lobi utama Aston Denpasar Hotel & Convention Center. Suasana Ramadan terlihat dari kombinasi budaya Timur Tengah dan kearifan budaya lokal Bali. Ada sebuah miniatur masjid yang terbuat dari 1.438 lembar daun lontar. Proses pembuatannya dikepalai oleh oleh tim kreatif bagian dekorasi I Putu Purnama Dana dan tim engineering lainnya.

“Sebelum dibentuk menjadi masjid mini, masing-masing daun lontar telah diolesi dengan bahan pengawet, sehingga dipastikan akan bertahan lama asal tidak terkena bahan cair,” ungkap I Putu Purnama Dana, Kepala Tim Kreatif Engineering untuk Dekorasi, Aston Denpasar Hotel & Convention Center.

“Diperlukan waktu 14 hari untuk membuat masjid mini ini dengan bahan utama yaitu daun lontar sebanyak 1.438 lembar, angka tersebut kami pilih karena bertepatan dengan Tahun Islam di tahun ini yaitu 1438 Hijriah. Selain dapat memberikan nuansa Ramadan, miniatur masjid dengan ketinggian 1.40 m ini juga tepat menjadi tempat untuk ber-swa foto bagi tamu-tamu kami,” imbuh I Made Komala Nata, Chief Engineer, Aston Denpasar Hotel & Convention Center. (Ngurah Budi)

 

To Top