Griya

Batu Sikat Pertegas Bentuk Halaman

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memperindah halaman rumah Anda. Salah satunya dengan memasang batu koral sikat. Pemasangan batu sikat ini juga mampu mempertegas bentuk taman Anda bahkan sebagai pengarah jalan. Selain terlihat rapi, tentunya aplikasi batu sikat di halaman rumah ini menambah cantik tampilan halaman Anda.

Ada beberapa jenis batu koral sikat dengan beragam warna yang dipakai. Seperti, batu Alor (warna hitam kilap), batu balian/ Bali (warna kuning atau orange), batu Italy (warna putih kristal), batu merah ati super (warna merah ati), batu Flores hijau super (warna hijau). Pesona batu ini akan terlihat ketika sudah diaplikasikan pada halaman atau lantai garasi rumah Anda. Berbagai motif bisa dipilih sesuai selera konsumen, dibentuk dari batu-batu koral sikat tersebut.

Ngurah Adi, yang kerap mendapatkan orderan memasang batu koral sikat menjelaskan beberapa tahapan memasang batu sikat. Pertama, menyiapkan lahan yang akan dipasangi batu koral sikat. Kemudian menuangkan adonan campuran pasir, semen dan air, di atas bidang yang akan dipasangi batu koral sikat. Lalu ratakan menggunakan penggosok jenis roskam yaitu alat penggosok untuk plesteran sampai terlihat rata. Jika
Kedua, setelah pelesteran rata maka taburkan batu koral secara merata dan rapat di atas adukan hingga adukan tidak terlihat. Jika ingin membuat motif, pada saat inilah memasang pola atau memasang langsung batunya jika motif yang dipilih sederhana (tanpa pola).

Ketiga, setelah batu koral sikat ditaburkan di atas adonan sesuai selera konsumen, tahap selanjutnya adalah menekan dan meratakan dengan cara menggeprak pasangan batu tadi menggunakan papan roskam alat plesteran secara perlahan-lahan hingga batu koral sikat tertutup oleh cairan adukan atau adonan semen. “Taburkan sedikit semen di atas pasangan batu koral sikat agar pasangan batu lebih merekat,” ujar Ngurah Adi. Setelah itu diamkan beberapa saat kira-kira setengah kering, tergantung cuaca.

Keempat, setelah agak kering, pasangan batu koral sikat tersebut disikat secara perlahan menggunakan sikat kawat, hingga adukan yang masih menempel di permukaan batu lepas dan mulai terlihat batu koral tersebut. Diamkan beberapa menit.Dilanjutkan penyikatan kedua menggunakan sikat ijuk atau plastic hingga batu koral sikat terlihat lebih menonjol.

Kelima, setelah penyikatan selesai, lakukan pembersihan untuk membersihkan sisa-sisa semen dan air. Pembersihan menggunakan lap busa atau spon yang ditekan-tekankan pada bidang yang dipasangi batu sikat tadi, sambil sesekali peras airnya dan dibuang. Lakukan beberapakali hingga terlihat bersih.

“Pada tahap akhir, ada yang memakai air keras di tahap finishing. Tapi kami tidak memakai itu, nanti pasir-pasir sisa pemasangan itu yang nanti akan membersihkan dan membuat tampilan batu sikal muncul,” tungkasnya. (Inten Indrawati)

(Visited 3 times, 1 visits today)
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code

Terkini

To Top