Dara

Asah Kreativitas lewat Seni Teater

Teater Sadewa menggelar Bali Creative Competition. Acara yang sudah memasuki tahun keempat ini merupakan salah satu upaya untuk meramaikan dunia seni panggung teater, khususnya pentas drama modern yang sempat mati suri . Acara digelar selama empat hari ini akan melibatkan puluhan kelompok seni teater baik tingkat SMA, Universitas maupun komunitas teater di Bali.

Ada 12 naskah drama pilihan yang disiapkan sebagai upaya apresiasi karya dan pengenalan karya sastra drama terhadap generasi muda diantaranya Aduh karya Putu Wijaya, Terdampar karya Slawomir Mrozek, Tanda Silang karya Eugene O’Neill, Presiden Kita Tercinta karya Agus Noor, Inspektur Jendral karya Tennese William, Pesta Para Pencuri karya Jean Annoulih, Pakaian dan Kepalsuan karya Achdiat Kartamiharja, Cermin II karya Nano Riantiarno, Matinya Pedagang Keliling karya Arthur Miller, Pelangi karya Nano Riantiarno, Mainan Kaca karya Tennese William dan Kisah Seribu Satu Malam karya Robert Draffin. Dewan juri lomba drama modern ini adalah dramawan Cok Sawitri, Nanoq Da Kansas dan Erik Lehnsherr.
Selain Lomba Drama Modern, BCC 2017 menggelar pula lomba membaca puisi dan fashion show art ethnic. Lomba baca puisi dengan tiga kategori SD, SMP dan SMA dengan naskah puisi yang telah dihimpun oleh Teater Sadewa mengambil karya-karya para penyair Bali, diantaranya Didon Kajeng dan komunitas Teratai, Wayan Jengki Sunarta, Mira MM Astra, Kardanis Muda Wijaya, Moch Satrio Welang dan Achmad Obe Marzuki. Sementara lomba Fashion Show Art Ethnic merupakan satu acara dengan nuansa berbeda menghadirkan kreativitas adi busana yang terinpirasi dari nilai nilai budaya bangsa.
Teater Sadewa dalam penggarapannya bekerja sama dengan ISI Denpasar mengundang generasi muda untuk tampil mengasah kreativitas sesuai dengan tema yang  diusung tahun ini ‘Eksplorasi Seni dalam Panggung Kreativitas’. Ajang yang memperebutkan piala Rektor ISI Denpasar ini nantinya digelar pada tanggal 3 hingga 6 Agustus 2017 di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar.
Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha S.S.Kar., M.Hum menyatakan kegembiraannya mendukung kreativitas anak muda, “Kami dari lembaga institusi pendidikan ISI Denpasar sangat mendukung kegiatan BCC ini apalagi untuk generasi muda Bali yang mewadahi pecinta seni. Silakan dipergunakan fasilitas yang ada untuk berproses kreatif,” ujarnya.
Ketua Teater Sadewa, Ryan Indra Darmawan berharap dengan dimulainya lomba drama modern ini agar bisa melahirkan bibit-bibit aktor muda Bali yang siap bersaing dengan aktor-aktor daerah lain di skala nasional. “Kami berharap agar kedepannya ISI Denpasar bisa membuka program studi/jurusan Teater sehingga para tamatan anak-anak SMA/K/sederajat di Bali yang mencintai dan memiliki hobi teater bisa melanjutkan studi di ISI Denpasar,” tandasnya. (Wulan)

To Top