Buleleng

Pengukuhan Dewan Pendidikan Petakan Masalah Pendidikan di Buleleng

Persoalan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat justru memegang peranan sangat penting dalam kemajuan suatu sistem pendidikan. Masyarakat itu sendiri dianggap paling mengetahui permasalahan dan kebutuhan pendidikan sehingga peran serta mereka harus lebih besar sebagai penentu kebijakan serta pelaksana dari pengelolaan dari sistem pendidikan. Maka dari itu, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST., mengukuhkan langsung Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng tahun 2017-2022, Selasa (2/5). Pengukuhan ini dirangkaikan dengan rapat kerja yang diselenggarakan di Hotel Banyualit, yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

Berdasarkan Keputusan Bupati Buleleng Nomor : 420/281/HK/2017, sebanyak sebelas pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng tahun 2017-2022 dikukuhkan oleh Bupati Agus Suradnyana. Para pengurus ini berasal dari berbagai unsur seperti pakar pendidikan, pengurus Persatuan Guru republik Indonesia (PGRI), penyelenggara pendidikan, unsur profesi, LSM, Komite Sekolah, Ormas, dan pengusaha. Dewan Pendidikan tahun 2017-2022 dipimpin oleh Drs. I Gusti Ngurah Agung.

Beragam rencana kerja telah disusun. Salah satunya adalah memetakan permasalahan pendidikan yang ada di Buleleng.Rencana kerja tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng tahun 2017-2022, Drs. I Gusti Ngurah Agung saat ditemui usai dikukuhkan. Menurutnya, fungsi dari Dewan Pendidikan adalah memberikan masukan-masukan kepada Pemerintah Daerah mengenai pendidikan. Masukan-masukan ini nantinya lebih memberikan kontribusi kepada kualitas Pendidikan di Kabupaten Buleleng. Penyebaran guru-guru dan juga sarana prasarana menjadi prioritas dari masukan-masukan ini. “Pemetaan menjadi hal yang sangat penting. Nanti kita akan berikan masukan mengenai hal ini,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, sebisa mungkin Dewan Pendidikan memberikan masukan mengenai kualitas pendidikan baik itu dari segi guru maupun sarana yang ada. Pihaknya pun mengakui masih ada kendala dalam dunia pendidikan. “Sekali lagi kita akan petakan bersama-sama. Bagaimana proses belajar mengajar dan juga kita bersama Disdikpora akan mencari solusi bersama-sama. Semuanya untuk peningkatan kualitas pendidikan di Buleleng,” imbuh Ngurah Agung.

Sementara itu, Bupati Agus Suradnyana berharap Dewan Pendidikan bisa memberikan masukan-masukan dan arahan dalam penentuan kebijakan pendidikan di Kabupaten Buleleng. Sebelum memberikan masukan-masukan, Agus Suradnyana berharap kepada Dewan Pendidikan agar bisa memetakan persoalan-persoalan pendidikan yang ada di Kabupaten Buleleng. “Sehingga masukan-masukan yang konstruktif bisa kita sinergikan dengan Komite Sekolah dan pemerintah daerah,” pungkasnya. (Wiwin Meliana)

To Top