Kolom

Menumbuhkan kembali Rasa Gotong Royong

Dewa Gede Tedy Sukadana, S.H.

Akhir-akhir ini banyak upacara keagamaan maupun hari raya yang diselenggarakan di Bali.  Dari rangkaian upacara keagamaan yang diselenggarakan di Bali tidak terlepas dari rasa gotong royongnya masyarakat desa adat dalam menyambutnya. Mulai dari perencanaan upakaranya sampai selesainya upakara yang dilakukan.

Anda pasti sudah tahu apa itu gotong royong. Gotong royong disebut juga bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Dalam gotong royong Anda dapat bermusyawarah, menumbuhkan rasa kekeluargaan dan yang lebih penting menjalankan amanah dari Pancasila. Dalam gotong royong Anda tentunya dapat merasakan nilai-nilai seperti kesopanan, kesusilaan, ketuhanan, maupun hukum.

Gotong royong adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua.

Derasnya arus globalisasi menjadikan rasa gotong royong tersebut terseret jauh dari kehidupan masyarakat Bali saat ini. Gotong royong menjadi semakin terlupakan untuk disaksikan keberadaannya saat ini. Akibat dari derasnya arus globalisasi Anda juga merasakan kehidupan masyarakat Bali kini berbeda dengan sebelumnya, yang mana terkenal dengan ramah tamahnya. Globalisasi telah merusak nilai nilai yang terdapat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia khususnya di Bali. Namun, tak ada yang bisa menghentikan perubahan waktu.

Untuk mempertahankan rasa gotong royong, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama, tidak ada salahnya Anda lebih terjun ke dalam masyarakat, seperti contohnya ngayah, dan contoh lainnya yang membuat anda saling bersilahturahmi satu sama lainnya.

Kedua, menikmati proses bermasyarakat dengan iklas serta mengingat norma-noma yang berlaku di masyarakat. Misalnya Anda jangan pernah mengeluh dan merasa iri serta dengki ketika berada di masyarakat.

Ketiga, mengimplementasikan pendidikan kewarganegaraan yang di dapat di bangku sekolah serta yang terdapat dalam dasar negara Pancasila.

Keempat, yang terpenting dari semua ini adalah Anda harus menumbuhkan rasa cinta dalam kehidupan bermasyarakat dan ketaatan terhadap norma norma yang ada di dalam masyarakat.

Ketika semua hal tersebut Anda dapat lakukan, maka rasa gotong royong yang telah ada sejak nenek moyang Anda dapat terjaga dan tidak tergeser oleh karena globalisasi.

Dewa Gede Tedy Sukadana, S.H.

To Top