Bunda & Ananda

Didik Anak Lewat Film, Harapkan Tiap Tahun Ada Film Sarat Nilai Edukasi

Nonton bareng Film IQRO

“Film ini sangat luar biasa, mendidik anak lewat film. Film ini wajib ditonton untuk anak-anak dan orangtua,” ujar salah seorang guru yang turut mendampingi anak-anak didiknya dalam nonton bareng Film IQRO-Petualangan Meraih Bintang di Cinema XXI Level 21, beberapa  bulan Januari lalu.

Pemutaran khusus bersama salah seorang tokoh dalam film tersebut Nur Amin Syahputra (pemeran tokoh Tomas), mengundang anak-anak dan guru dari komunitas Aisyiyah di Denpasar.

Guru lainnya juga menyampaikan kesannya usai menonton film ini. Ia mengatakan, orangtua juga diingatkan bahwa mengajarkan anak tidak dengan cara kekerasan. “Dengan kasih sayang akan mengena ke anak-pesan moral sangat luar biasa. Ilmu pengetahun dijunjung tinggi. Anak diajarkan untuk mencintai kitab sucinya. Jika mau digali, sesungguhnya semua ilmu di dunia luar itu di dalamnya,” ujarnya.

Wakil Ketua Aisyiyah-Rahmani yang benar-benar menyimak film ini tak mau kalah menyampaikan kekagumannya. Film IQRO ini dikatakannya mengenalkan pendidikan agama lewat film. “Film Iqro dengan genre semua umur, hiburan dan edukasinya dapat,” ucapnya sembari mengaku terharu dan sempat menitikkan air mata saat menyimak film tersebut.

Katanya, yang paling berkesan adalah ada edukasi untuk penanaman karakter pada, memperkenalkan kitab suci (dalam film ini-Alquran) lebih  awal sebelum ilmu yang lain. Ada juga sikap/perilaku yang sangat baik, permohonan maaf oleh lakon “Codet” yang telah melakukan perbuatan yang tak terpuji. Si Codet ini punya keberanian untuk meminta maaf. Sikap/perilaku ini harus ditanamkan pada anak sejak dini, ketika ia melakukan kesalahan,” jelasnya.

Dalam film tersebut juga ada sikap pertemanan yang luar biasa dari komunitas anak-anak di dekat Bosscha. Demikian halnya dalam persaingan di sekolah, terlihat ada motivasi untuk sama-sama belajar, mengejar pengetahuan ketika liburan dan memaparkannya di kelas saat masuk sekolah kembali. Film IQRO serentak ditayangkan perdana di XXI, mulai 26 Januari 2017 ini.

Bunda Anna, ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) 2005-2014 Jawa Barat yang juga puluhan tahun malang melintang sebagai presenter TV– yang turut mengawal acara nonton bareng tersebut menyatakan pengharapannya agar perfilman Indonesia, setidaknya setiap tahun ada memproduksi film-film seperti IQRO, untuk semua umur yang sarat nilai edukasi. (Inten Indrawati)

 

Nur Amin Dalami Astronomi

Nur Amin Syahputra

Nur Amin Syahputra, pemeran Tomas dalam Film IQRO Petualangan Meraih Bintang ini, mengatakan mendapatkan pengalaman yang berbeda dari keikutsertaannya terlibat dalam film tersebut.

Perannya sebagai mahasiswa Astromi yang magang, membuatnya mau tak mau harus mendalami tentang apa itu astronomi. “Setidaknya, saya yang awalnya tidak tau tentang astronomi, sekarang jadi tau banyak,” ujarnya. Dalam film tersebut, Tomas membantu sang profesor (diperankan Cok Simbara) mencari jalan keluar (solusi) untuk mempertahankan keberadaan Bosscha, tempat peneropong bintang tertua yang berlokasi di Lembang, Jawa Barat.

Film IQRO ini merupakan film layar lebar keduanya. Sebelumnya, Nur Amin turut terlibat dalam Film “Love in Faith” bersama aktor-artis Rio Dewanto dan Laura Basuki. Sementara untuk film-film pendek, setidaknya ada 14 film rutut diparankan Nur Amin. (Inten Indrawati)

To Top