Buleleng

HUT Ke-413 Kota Singaraja: Refleksi Pembangunan dan Rencana Pembangunan Kabupaten Buleleng

Memasuki usia ke-413, Kota Singaraja semakin mantap melangkah dan maju di segala lini. Perubahan dan juga pembangunan terus dilakukan, terlebih lima tahun ke belakang. Banyak capaian dan juga pembangunan yang telah dilaksanakan. Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST., saat menjadi Inspektur Upacara Upacara Peringatan HUT Kota Singaraja ke 413, Kamis (30/3), mengatakan refleksi dilakukan terhadap program-program yang sudah berjalan. Rencana pembangunan pun telah dirancang dan tertuang dalam 12 Program Agenda Strategis (PAS) selanjutnya.

Upacara Peringatan HUT Kota Singaraja ke 413 dilaksanakan di Lapangan Umum Taman Kota Singaraja, Kamis (30/03). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST dan Lettu  Inf Rudy Megianto, S.S.T.Han sebagai komandan upacara. Hadir pula pada Apel ini Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG beserta ibu, Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, SH, Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Mas Aries Suradnyana, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Buleleng, Kepala OPD lingkup Pemkab Buleleng, undangan dan para peserta upacara.

Menurut Bupati asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini, HUT Kota Singaraja ke 413 yang mengambil tema “Singaraja Di Hatiku” memiliki makna yang mendalam yaitu rasa kebanggaan dan kecintaan kepada Kota Singaraja. Dalam peringatan HUT kali ini dirinya mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun kota Singaraja dan Kabupaten Buleleng. “Dengan ini saya mengajak seluruh lapisan masyarakat Buleleng untuk kembali menumbuhkan semangat untuk bersama-sama membangun Buleleng,” ujarnya.

Selama lima tahun kepemimpinannya bersama dengan Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., konsisten menjalankan program pembangunan yang tertuang dalam 12 PAS dengan peningkatan pembangunan di segala bidang. Pembangunan infrastruktur jalan di pedesaan untuk kemudahan akses transportasi. Pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Buleleng dan dua RS Pratama sebagai akses pelayanan kesehatan serta pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. “Kita terus mengembangkan program-program pembangunan terintegrasi lainnya yang membawa gambaran baik upaya pembangunan ekonomi di Kabupaten Buleleng,” ucap Bupati yang akrab disapa PAS ini.

Rencana ke depan, imbuh Bupati PAS, akan berfokus kepada pertanian. Bupati murah senyum ini menjelaskan sektor pertanian masih mendominasi perkembangan ekonomi di Kabupaten Buleleng. Sektor pertanian telah memberikan kontribusi sebesar 22,68 persen bagi perkonomian di Kabupaten Buleleng. Dengan fakta tersebut dan potensi yang ada, dirinya beserta jajaran akan mengembangkan sektor pertanian di Buleleng pada tahun 2018. Selain itu, khusus untuk kota Singaraja, akan masuk pada penataan secara komprehensif dan menyeluruh terhadap wajah kota yang bisa memberikan kontribusi kesejahteraan pada sektor pariwisata. “Khusus untuk kota Singaraja, kita akan masuk pada program penataan secara komprehensif untuk menunjang pariwisata di Kota Singaraja. Untuk pertanian, kita akan mulai dari pedesaan. Artinya kita serius bagaimana ke depan menganggarkan dan membuat program untuk memberikan kontribusi langsung kepada kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

 

 

To Top