Griya

Bunga KPR BRI 8,5%

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, bekerja sama dengan Real Estate Indonesia (REI) berkomitmen mewujudkan percepatan pembangunan rumah di Indonesia. Komitmen diwujudkan dalam pemanfaatan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) maupun kredit pemilikan apartemen (KPA). Bahkan BRI mendukung akses pembiayaan dalam membangun rumah, khususnya untuk pembangunan konstruksi. 

Senior Executive Vice Presiden Bank BRI, Supari mengatakan kerjasama dalam bentuk MoU ini adalah kerjasama join target antara dua belah pihak. “Ada semangat dan komitmen dari anggota REI dalam rangka pemenuhan rumah di Indonesia, khususnya membantu program pemerintah. REI memerlukan perbankan serta lembaga keuangan lainnya. Selanjutnya MoU bersama seluruh anggota REI di sini sekitar 1.000 orang yang hadir,” ungkapnya di GWK, Badung, Sabtu (1/4).

Setelah MoU ini, akan terjalin komitmen, dari masing-masing developer dengan target yang telah disepakati. Dalam kerjasama ini, BRI menawarkan berbagai benefit seperti suku bunga KPR yang ringan hanya 8,5% fix 5 tahun. “Kami akan membuat target subsidi bunga tertentu dengan REI, jadi bunga akan disubsidi sama REI sekian persen untuk tahun pertama. Setelah itu akan kembali ke suku bunga fix 8,5%. Tetapi ini masih dibicarakan,” katanya.

Suku bunga ini pun kian menurun sesuai tenor yang semakin singkat, yakni fix 8,25% untuk tenor 3 tahun, 8% untuk tenor 2 tahun dan 7,75% untuk tenor 1 tahun. Target 2017 ini, komitmen kami adalah Rp 1,5 triliun bisa dibantu dari developer di Indonesia baik dari proyek di Jakarta, Makassar, Medan, Surabaya, hingga wilayah lainnya. 

BRI optimistis hal ini akan berhasil, setelah adanya kelonggaran aturan LTV dari Bank Indonesia yang memberikan ruang gerak bagi developer. “Keyakinan kami, tahun ini lebih baik dibandingkan tahun kemarin, karena memang LTV BI yang kemarin agak ketat tahun ini sudah ada penyesuaian. Kemudian kondisi ekonomi cukup stabil, dan peluang beli rumah cukup besar serta terus tumbuh. Menurut kami, kondisi lebih bagus ini sangat mendukung, apalagi tahun lalu kami bukukan Rp 7,5 triliun,” ujar Supari. Segmen yang disasar saat ini adalah rumah dengan harga antara Rp 350-500 juta.Harapannya, BRI bersama REI bisa semakin memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan rumah di Indonesia yang terus meningkat setiap tahunnya. 

Pemimpin Wilayah BRI Kanwil Denpasar, Dedi Sunardi,menambahkan pihaknya mendapatkan porsi 10% dari target nasional. “BRI Kanwil Denpasar harus dan akan menyuksesan program BRI pusat ini. Apalagi setelah adanya MoU dengan REI. Harapan kami anggota REI yang di wilayah Kanwil BRI Denpasar juga bisa bekerjasama dengan BRI dari sisi para pegembang. Kemudian dari sisi konsumen, bisa mendapatkan subsidi bunga dan bunga fix yang terjangkau. Kami berharap bisa membantu kebutuhan akan rumah bagi masyarakat di BRI Kanwil Denpasar,” katanya.

Konsumen yang ingin melakukan kredit perumahan (KPR) bisa mendatangi 31 kantor cabang BRI wilayah Denpasar. Ia menjelaskan sekilas tentang KPR BRI yang merupakan salah satu produk konsumer bank BRI. Produk ini dapat dimanfaatkan oleh nasabah untuk membeli, membangun, merenovasi, ataupun take over atas hunian yang diinginkan.

“Beberapa keunggulan dari produk KPR BRI antara lain,  proses cepat, biaya kredit ringan, jangka waktu sampai 20 tahun, suku bunga kompetitif, hingga DP mulai dari 10 persen,” jelasnya. Kemudian objek yang dibiayai berupa rumah tinggal, apartemen, condotel, ruko atau rukan. (ngurahbudi@cybertokoh.com)

To Top