Buleleng

Pemkab Buleleng Serahkan Bantuan Hibah Kepada Klian Subak

Pemerintah Kabupaten Buleleng nampaknya benar-benar serius dalam memajukan Buleleng dari berbagai lini. Tahun 2018 dijadikan tahun yang fokus kepada pertanian oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Semua unsur dalam pertanian menjadi focus utama, termasuk klian subak dan klian subak abian yang juga merupakan benteng terakhir kebudayaan di Bali. Untuk menunjang aktivitas operasional mereka,  Pemkab Buleleng melalui Dinas Kebudayaan memberikan bantuan hibah berupa sepeda motor kepada klian subak, klian subak abian, klian banjar adat, dan Majelis Alit Desa Pakraman (MADP).

Bantuan hibah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST yang didampingi oleh Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, SH, Sekkab Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP, Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Ketut Wirsana, SH dan kepala OPD lingkup Pemkab Buleleng di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Kamis (16/3).

Menurut Bupati yang akrab disapa PAS saat ditemui usai penyerahan, pihaknya saat ini ingin memberdayakan subak. Dalam musrenbang, juga sudah disepakati pada APBD tahun 2018 fokus pada sektor pertanian. Oleh karena itu, bantuan hibah ini juga diberikan kepada klian subak dan klian subak abian. Pemberian bantuan hibah ini bertujuan untuk mempermudah gerak dan juga koordinasi antar klian subak ataupun untuk mengembangkan subak tersebut. “Fokus kita di pertanian. Kita akan berdayakan para klian subak dan klian subak abian ini. Penyerahan bantuan hibah berupa sepeda motor ini untuk mempermudah dan mempercepat gerak mereka,” ujarnya.

Bupati asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini juga meyakini betul untuk memperbaiki sektor pertanian memerlukan upaya yang terstruktur, sistematis, dan terintegrasi. Terintegrasi artinya bagaimana kesiapan anggaran OPD terkait untuk memberikan edukasi dari hulu sampai hilir dalam bidang pertanian ini. Dirinya mengakui akan berdiskusi per kecamatan untuk membahas sektor pertanian secara mendalam. “Kita akan bahas dan diskusikan potensi pertanian masing-masing kecamatan. Istilah kerennya one village, one product,” ungkap Bupati PAS.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Dr. I Putu Tastera Wijaya, MM menjelaskan sebanyak 535 unit sepeda motor diberikan pada saat penyerahan. Pemberian bantuan hibah sepeda motor tersebut terdiri dari MADP enam unit, klian banjar adat 14 unit, klian subak abian 209 unit, dan klian subak 306 buah. Pemberian hibah yang berasal dari dana APBD sebesar hampir Rp.  8 Milyar ini bertujuan untuk memperlancar dan mempercepat gerak koordinasi. “Pemberian hibah ini tidak ada kaitan dengan politik. Tujuannya untuk kelancaran koordinasi, rapat-rapat dan mempermudah operasional dalam rangka meningkatkan sektor pertanian. Pembagiannya juga bertahap,” tutupnya. (Wiwin Meliana)

 

To Top