Advertorial

Gelar seminar internasional, PPNI Kabupaten Buleleng Harapkan Perawat Mutakhirkan Pengetahuan

Era globalisasi membuka mata kita untuk melihat ke masa depan yang penuh tantangan dan persaingan. Era kesejagatan yang tidak dibatasi waktu dan tempat membuat SDM yang ada selalu ingin meningkatkan kualitas dirinya agar tidak tertinggal dari yang lain. Begitu juga dengan SDM di bidang kesehatan yang terus berkomitmen mengembangkan dan memutakhirkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan dengan cara menguasai dan memahami pendekatan, metode dan kaidah ilmiahnya disertai dengan ketrampilan penerapannya didalam pengembangan dan pengelolaannya.

Sebagai tenaga kesehatan seperti perawat tentunya memiliki tanggung jawab dalam menjalankan petunjuk dan kebijakan dokter apalagi melihat tugas tenaga kesehatan seperti perawat hampir 24 jam mendampingi dan merawat pasien hingga pada kesembuhan yang paripurna. Oleh karena itu, terkait dengan tugas kemanusiaan perawat harus memiliki komitmen dengan organisasi profesi seperti PPNI yang nantinya dapat memberikan respon, sensitif serta peduli untuk mengembangkan standar praktek keperawatan. Sebagai tenaga medis seorang perawat harus mampu menterjemahkan permasalahan yang dihadapi di lahan tugas baik di  Lembaga Rumah Sakit (RS), klinik, dan lembaga kesehatan lainnya. Tenaga medis juga mesti proaktif dalam mempertajam wawasan dalam menterjemahkan harapan masyarakat secara umum pada pelayanan yang berkualitas untuk sebuah kesembuhan.

Melalui seminar internasional yang diselenggarakan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Buleleng membedah hal tersebut dengan tema Essential Surface Anatomi For Clenical Pratice and Nursing Innovation For Clinical Practice  dengan pembicara senior dari Thailand yakni Dr. Pisit Paltama, Dr. Suprance P dan Dr. Ns I Made Sundayana ,S.Kep.,M.Si. Kegiatan seminar yang dilaksanakan di Wantilan STIKes Buleleng ini dihadiri sekitar 300 peserta  sebagai  perawat dari Buleleng, Jembrana, RS.Wangaya dan Mangusada Badung.

Ketua Persatuan Perawat  Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Buleleng Dr. Ns I Made Sundayana ,S.Kep.,M.Si. mengatakan tujuan dari seminar ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan perawat khususnya di Kabupaten Buleleng. Jenis pendidikan keperawatan di Indonesia mencakup pendidikan vokasional, pendidikan akademik dan pendidikan profesi. Begitu pula pengembangan standar praktek keperawatan di Indonesia merupakan tanggung jawab PPNI karena tekanan dan tuntutan kebutuhan terhadap kualitas asuhan keperawatan. “Ini memang program jangka menengah kami  yang setiap tahun kami adakan seminar baik Nasional ataupun Internasional  yang mana tujuannya selain mendapat pendidikan juga  untuk memperoleh satuan kredit point yang bisa digunakan untuk melengkapi persyaratan ketika mereka memperpanjang Surat Tanda Registrasi (STR),” jelasnya, Rabu (14/03).

Materi yang disampaikan pun tidak jauh dari bidang kesehatan utamanya anatomi fisiologi. Menurutnya, peran dan kondisi anatomi sangat penting dalam praktek klinis dan inovasi perawatan untuk praktek klinis. Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk mereview kembali pengetahuan yang telah didapat di bangku kuliah. “Peserta merupakan perawat yang sudah senior sehingga sangat perlu diingatkan kembali mengenai materi tersebut dan dalam praktek juga tidak akan jauh-jauh dari anatomi tubuh manusia,” lanjutnya.

Pihaknya berharap event – event ini agar makin sering dilaksanakan, karena kegiatan ini sangat baik untuk menunjang  SDM, menambah pengalaman dan point yang bisa menambah nilai mereka saat mengajukan perpanjangn STR. “Kegiatan ini dapat terlaksana dari MoU yang telah terjalin antara Stikes Buleleng dan Negara lain salah satunya adalah Thailand. Kami ajukan permohonan kepada Stikes agar bisa mendatangkan narasumber,” tandasnya. -win

 

 

To Top