Indonesia

Tema Klasik bikin Ngopi Jadi Asyik

Kedai kopi memiliki daya tarik tersendiri. Banyak orang memilih menekuni bisnis kedai kopi. Salah satunya Prayoga Kurniawan. Pria kelahiran Kediri, 1 Februari 1973ini memilih mendirikan kafe setelah bekerja di salah satu perusahaan dalam bidang perniagaan.

Lelaki 43 tahun ini mengawali usahanya pada 2016. Usaha ini bermula saat dia memiliki rumah toko (ruko) yang lokasinya di Kota Baru Driyorejo (KBD) sejak 2008. Hanya saja, saat itu tempatnya masih sepi. Sehingga rukonya disewakan untuk sementara waktu. Pada 2016, lokasi ini mulai ramai. Bersamaan dengan itu, masih belum ada orang yang membuka usaha kafe. Sehingga, dia memberanikan diri mendirikan kafe yang diberi nama Bajawa Caffe.

Menu andalan banyak ragamnya, mulai Americano, espresso hingga cappucino, serta kopi yang digunakan adalah Bajawa Florest. Sehingga rasanya enak dan nikmat. “Dengan mengangkat tema klasik serta tempat yang nyaman, saya berharap menikmati kopi jadi makin asyik dan banyak orang yang suka dengan usaha ini,” kata Prayogo.

Dengan modal Rp 300 juta, pria lulusan D3 Politeknik ini bekerja keras hingga sukses seperti sekarang. Omzetnya Rp 50 juta. Kini, Bajawa Cafe memiliki delapan karyawan dengan dua shift yaitu pagi dan malam.

Kelebihan dari Bajawa Cafe sendiri terletak pada pemandangan serta lukisan cantik yang bisa digunakan untuk spot foto. Usaha ini, tidak jauh beda dengan usaha lainnya karena memiliki berbagai kendala. Misalnya, suplai bahan baku yang kurang memadahi, marketing (pemasaran), hingga susahnya mencari karyawan.

Nama Bajawa diambil dari nama suatu tempat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang lokasinya di pegunungan ada sebuah desa yang bernama Bajawa. Tempat ini merupakan penghasil kopi kelas dunia. “Karena banyak orang belum tahu tentang cerita itu, jadi saya mengangkat Bajawa sebagai nama kedai kopi saya. Hal itu dimaksudkan agar bisa mempromosikan/memperkenalkan salah satu desa penghasil kopi terbaik di Indonesia,” ujar suami Farida itu.

Untuk mengatasi persaingan pasar, bapak dari Anindia putri Kurniawan dan Brilian Putra Kurniawan tidak akan menyasar segmen pesaingnya. “Saya tak akan ambil pelanggan mereka. Jadi ada segmen tertentu yang tak masuk di tempat lain, tapi masuk disini,” ujarnya. (Miftakul Ibnu Azis)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code

Terkini

To Top