Indonesia

Menikmati Nasi Khas Jakarta di Surabaya

Wahyu Utami Ningsih

Beli nasi uduk, tak harus pergi ke Jakarta. Cukup, berkunjung ke Gresik. Rasa dan aromanya sama persis dengan nasi uduk produk Jakarta. Bagi warga Surabaya, cukup berkunjung ke Rumah Makan (RM) Nasi Uduk Mbah Man, yang cukup dikenal sebagai salah satu tempat makan di kawasan Menganti, Gresik.

Wahyu Utami Ningsih, melihat nasi uduk sebagai peluang bisnis. Wanita lulusan Sekolah Kesehatan Angkatan Laut (Sekesal), memang memiliki hobi gemar masak. Ibu dua anak ini, mulai percaya diri dan mendirikan Rumah Makan (RM) pada 2012.

Mulanya, wanita kelahiran Surabaya ini bermimpi untuk memiliki sebuah rumah makan yang waahhh.  “Tapi saya bingung mau menjual makanan apa,’’ kata Wahyu. Di tengah kebingungan itulah, tiba-tiba muncul ide dari orangtuanya untuk menjual aneka penyetan dengan nasi uduk. Ide itu pun kemudian didukung sang suami, Agus Herinto.

RM ini terletak di perbatasan Surabaya – Gresik tepatnya di jalan Sidowungu Menganti, Gresik. Sebelum menekuni kuliner, perempuan ini, mengaku pernah bekerja sebagai asisten apoteker. Meski begitu, tak menghalagi niatnya untuk menjadi seorang enterpreneur.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Pada satu kesempatan, wanita 30 tahun ini tak pernah menyangka, bahwa usaha yang didirikan sejak 2012 bisa maju pesat. Apalagi, bila melihat modal usaha yang digunakan untuk mendirikan RM Nasi Uduk Mbah Man ini hanya  Rp 80 juta. Omzetnya kini  Rp 5 juta per hari.

Wahyu yang memiliki delapan karyawan, serta dibantu kedua adiknya ini menceritakan, meski memiliki beberapa karyawan tetapi dia dan kedua adiknya ikut membantu untuk menghidangkan makanan  kepada konsumen. Karena itulah, tak membutuhkan waktu lama, RM Nasi Uduk Mbah Man, pun kian ramai. Bahkan, konsumen yang menikmati nasi uduk nya dari kalangan berduit dengan menggunakan mobil yang cukup mewah.

Padahal, dalam menjalankan usaha kulinernya, ia mengaku, hanya melakukan dari mulut ke mulut konsumen yang pernah menikmati enaknya nasi uduk Mbah Man ini. Empal suwir sebagai menu andalannya tak perlu diragukan lagi. Ditambah lombok ijo sebagai penyedap rasa membuat nasi uduk yang menjadi khas orang Jakarta ini dapat dinikmati semua kalangan.

Tentang persaingan, istri Agus Herinto, yang anggota TNI ini, tak terlalu memusingkannya. Ia fokus menjalankan bisnis kuliner serius. “Saya tak terlalu memikirkan persaingan, kalau rezeki sudah ada yang mengatur dan tak akan tertukar,” ungkap Wahyu. Berkat kerja kerasnya, usaha yang didirikan lebih dari lima tahun ini, tak pernah mengalami kendala.

Ibu dari Fahmi dan Nadira ini, menginginkan agar RM Nasi Uduk Mbah Man, bisa membuka cabang baru di seluruh Indonesia, serta diterima semua kalangan masyarakat. (Fiqhy Farizh Ferdiansah)

 

(Visited 1 times, 1 visits today)
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code

Terkini

To Top