Kuliner

Rujak Rambutan “Rujak Kekinian”

Rujak rambutan

Bagi penggemar rujak, belum lengkap rasanya kalau belum mencicipi rujak rambutan yang dikenal dengan rujak “kekinian”. Mengapa disebut “rujak kekinian”? Bisa jadi karena rujak ini kini sedang digandrungi penggemar rujak dan sering muncul di media sosial.

Untuk membuat rujak “kekinian” ini tidaklah sulit. Bahannya, buah rambutan, jeruk nipis, cabai, garam, dan gula. “Proses pembuatannya seperti membuat asinan. Tetapi, orang Bali lebih familiar dengan rujak dibanding asinan,” ujar Bu Nar, salah seorang penggemar rujak yang sudah membuat rujak “kekinian” ini.

Rujak rambutan ini memiliki cita rasa unik. Rasa manis dan kecut rambutan berpadu dengan kesegaran jeruk nipis.  Cabai ditambahkan lebih banyak bagi penggemar rasa pedas.  “Dinikmati bersama-sama sambil ngobrol lebih asyik,” imbuh Bu Nar.

Dari beberapa referensi, buah rambutan memiliki kandungan karbohidrat sehingga dapat menjadi buah pemberi sumber energi. Rambutan juga memiliki kandungan protein sehingga dapat mengganti kerusakan sel yang rusak dan sel mati menajdi sel-sel yang baru. Kandungan serat pangan rambutan juga dapat melancarkan sistem pencernaan saat hendak buang air besar.

Kandungan vitamin A sebagai vitamin larut air ada dalam buah rambutan sehingga dapat menyehatkan mata. Kandungan vitamin C sebagai vitamin larut air yang akan memberikan antioksidan bagi tubuh. Sumber mineral buah rambutan terdiri dari kalsium, zat besi, fosfor, niacin, potassium, zinc, magnesium. (ngurahbudi@cybertokoh.com)

To Top