Griya

Tanaman Hias Mini

Beragam tanaman hias bisa kita temui di pasaran. Biasanya tanaman-tanaman ini diklasifikasikan berdasarkan fungsi dan peruntukannya. Beberapa jenis tanaman hias yang ukurannya mini (karena pertumbuhannya lambat), dan ditanam di pinggiran, umumnya disebut tanaman list. “Tanaman list ini fungsinya untuk mempertegas bentuk taman. Bisa juga dibuat bertingkat, mulai dari yang ukuran kecil di depan dan kebelakangnya makin besar,” ujar Nia, pemilik Stan Bunga Cempaka di kawasan Tanjung Bungkak, Denpasar.

Pada musim penghujan seperti sekarang ini, tak lantas ia tidak menyirami koleksi tanamannya. Karena, dikatakannya tak semua tanaman bagus kena air hujan. Meski daunnya yang berwarna kuning terlihat begitu cantik, ternyata tanaman brokoli sangat sensitif dengan air hujan. “Air hujan itu mengandung asin. Jadi setelah kena air hujan tanaman brokoli harus disirami lagi untuk menetralkan agar daunnya tidak busuk dan rontok. Sama dengan bunga mawar, brokoli susah dikembangbiakan saat musim penghujan,” ucap perempuan asal Lumajang yang sudah 13 tahun menekuni bisnis tanaman bersama suaminya ini.

Ia tak menampik bisa mengandalkan hasil dari kebunnya ini untuk menghidupi keluarga, meski bisnis tanaman sempat pasang-surut. “Kalau konsumen kesini paling banyak mencari tanaman kecil-kecil ini. Mereka mencari yang awet. Karena ada juga tanaman list yang tumbuhnya 3 bulan habis itu mati, seperti bunga bintang,” tuturnya.

Beberapa tanaman hias ini dikembangbiakkannya sendiri dengan proses pencangkokan yang dalam kurun waktu setengah bulan sudah mengeluarkan akar, kecuali tanaman brokoli yang ia beli jadi.

Beberapa tanaman itu adalah tanaman rombusa mini yang memiliki bunga berwarna putih. Tanaman ini ada tiga jenis berdasarkan warna daunnya, sering disebut rombuna kuning, hijau, dan perak. Ada juga tanaman Taiwan beauty dengan bunga ungunya yang cantik. Ada juga tanaman lantana yang pertumbuhannya membentuk semak, bunga siang yang pertumbuhannya sangat bagus pada musim kemarau, krokot, kucai yang kerap dipakai sebagai pengganti rumput dan cocok di tempat teduh, bulu ayam, dan sambang darah. (inten.indrawati@cybertokoh.com)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code

Terkini

To Top