Sehat

Jangan Remehkan Sunglasses

Jika Anda lebih sering melakukan aktivitas di luar rumah maka sebaiknya Anda perlu  memakai kacamata gelap (sunglasses). Sunglasses tak hanya melindungi mata dari sinar ultraviolet juga mampu menghindarkan mata kita dari  gangguan  mata.

dr. Putu Yuliawati, Sp.M. (K)

Menurut dokter spesialis mata RS. Sanglah,  dr. Putu Yuliawati, Sp.M. (K),  sunglasses  bukan hanya untuk bergaya atau agar terlihat  modis, tapi sunglasses juga bermanfaat  untuk menghalangi  mata dari paparan sinar UV.  “Paparan sinar UV bisa menimbulkan penyakit mata, seperti mata katarak, penyakit tumbuh daging di mata, dan  kelainan saraf mata karena paparan sinar UV jenis B,” kata dr. Yuli.

Sinar UV jenis B ini memiliki intensitas tertinggi antara pukul 10.00 sampai 14.00 saat sinar matahari  terang. Sebagian sinar UV jenis B matahari terblokir oleh lapisan ozon di atmosfer. UV jenis B  tidak menembus kaca. Paparan berlebihan sinar ini dapat menimbulkan kulit kemerahan/terbakar dan efek berbahaya sintetesis radikat bebas yang memicu katarak.

Ia mengatakan, untuk ukuran lensa berhubungan dengan kualitas pembiasan. Semakin tinggi pembiasan, ketajaman mata semakin berkurang. “Yang baik itu lensa yang mampu melihat obyek lebih jelas,” kata dr. Yuli.

Urusan warna lensa juga memegang peranan. Warna lensa pada sunglasses berfungsi menyerap bahaya dan membantu mata agar tidak silau saat terpapar langsung dengan sinar matahari. “Ada beberapa warna yang direkomendasikan seperti  cokelat muda, cokelat tua, dan hitam. Kita bisa sesuaikan dengan kebutuhan, misalnya,  orang yang baru pascaoperasi katarak  bisa memilih lensa hitam untuk anti silau.  Bagi yang sedang sakit mata, pilih lensa kecokelatan agar siang  hari mata terasa lebih redup,” sarannya. Sedangkan, kata dia, untuk lensa warna biru tidak dianjurkan karena  malah membuat mata terasa  tidak nyaman.

Ia menyarankan, ketika memilih sunglasses hal pertama yang harus dilihat adalah ukuran wajah kita.  Ukuran bingkai sunglasses harus menyesuaikan ukuran wajah. Memilih bahan bingkai yang sesuai dengan tujuan amat penting karena menentukan kenyamanan, keamanan, dan fungsi dari kacamata kita.

Untuk bingkai atau frame,  biasanya terbuat dari plastik, aluminium, titanium, serta beberapa bahan dasar lainnya. Sebelum membeli, cobalah berbagai jenis frame agar Anda dapat pengukur berat sunglasses yang paling nyaman dikenakan.

Beberapa orang sering membeli sunglasses di pasar. Menurut dr. Yuli, hal itu tidaklah masalah. Memang, ia tak menampik,  sunglasses yang dijual di pasaran tentu kualitasnya berbeda-beda. Menurutnya, kualitas lensa sesuai  dengan merk-nya.  Memang banyak sunglasses yang dijual hanya  berupa kacamata gelap tanpa ada anti-UV sehingga harganya lebih murah.   Biasanya, kaca gelap di pasaran lebih cenderung untuk fashion atau penunjang kosmetik.  Ia menyarankan, sebaiknya memakai kacamata gelap yang ada anti UV-nya agar manfaat yang didapat lebih optimal.

Selain sunglasses, banyak juga di pasaran dijual kacamata baca. Menurut dr. Yuli, sepanjang  yang membeli usia dewasa 40 tahun ke atas, dan  sesuai dengan kebutuhan hanya untuk kacamata baca, tentu tidak masalah. Namun, kata dia, kalau koreksinya banyak, misalnya, ada  rabun jauh dan plus, tentu   memerlukan lensa kombinasi, dan harus periksa ke dokter mata agar dibuatkan lensa yang sesuai kebutuhan.

Ia menegaskan, kacamata  hanya alat bantu bukan untuk menyembuhkan masalah gangguan mata.   “Kacamata hanya membantu untuk menormalkan mata, jadi jika terjadi gangguan mata, memang sebaiknya periksa ke doketr mata,” saran dr. Yuli.

Tips Mata Sehat:

  • Sangat disarankan jika ke luar rumah dan saat matahari terik, memakai kacamata  gelap untuk mencegah paparan radiasi sinar UV.
  • Penggunaan topi juga sangat membantu.
  • Belilah kacamata gelap yang membuat kita nyaman dan sesuai bentuk wajah kita. Kalau frame terlalu besar sementara wajah kita kecil tentu tidak sesuai dan kenyamanan juga tidak didapat.  (astiti@cybertokoh.com).
To Top