Kuliner

Inspirasi “Meme” Resep Istri

Kuliner tradisional seperti tipat cantok, tipat kuah, rujak, daluman sedang “naik daun”. Pencinta kuliner ini pun tak perlu risau karena banyak tempat yang menyajikannya. Salah satunya adalah Warung I Meme yang berada di daerah Gemeh, Denpasar.

“Kami ingin menyajikan kuliner tradisional di tempat yang dikonsep modern. Makanan dan minuman yang kami jual lebih banyak yang bercitarasa tradisional. Namun tempat yang kami siapkan cukup modern. Cocok untuk hang out,” ujar Putu Jayatra, pemilik Warung I Meme.

Putu menuturkan tempat kuliner tradisional banyak tetapi yang ada di tengah kota jarang. Ia pun memutuskan untuk memberi alternatif bagi konsumen yang ingin menikmati kuliner tradisional di tengah kota. “Sejak buka, respons pengunjung cukup positif. Segmen yang kami sasar dari berbagai kalangan,” ujar suami Ni Rai Sutristianti ini.

Menu yang disajikan di warung ini antara lain tipat cantok, tipat kuah, rujak, bubur ayam, daluman, dan kopi. Harganya pun terjangkau untuk kantong pelajar dan mahasiswa. Dari pengalaman selama ini, tipat kuah dan bubur ayam menjadi menu unggulan.

Mengenai nama I Meme (ibu dalam bahasa Bali), Putu mengaku terinspirasi dari ibu. Dari kecil, anak-anak biasanya lebih dekat dengan ibu, termasuk urusan makan dan minum. “Inspirasi Warung I Meme dari  ibu, resep masakan dari istri,” ungkap ayah tiga anak ini. (ngurahbudi@cybertokoh.com)

To Top