Kuliner

Tips Manggang agar Hasil Maksimal

Salah satu aktivitas memasak yang sangat digemari adalah memanggang. Memanggang yang dilakukan di alam terbuka bisa membuat suasana meriah. Anak kecil, remaja, hingga orang dewasa bisa dilibatkan. Bahan panggangan, mulai dari buah dan sayur (jagung, ketela, kentang, dll) hingga daging (ayam, sapi, babi, kambing, unggas, dll).

“Kedengarannya mudah, namun memanggang ternyata tidak sesederhana yang Anda bayangkan. Memanggang daging perlu memerhatikan banyak hal agar daging bisa matang menyeluruh tidak hanya bagian luarnya saja,” ujar I Nyoman Picha yang akrab disapa Chef Picha sembari memberi tips memanggang.

Pastikan panggangan yang Anda pakai itu bersih dan sudah dicuci sebe​lumnya. Jangan memakai panggangan yang kotor dan pastikan higienis sesuai dengan standar HACCP (Hazard Analitical Critical Control Points).

Jangan takut api. Lemak dari daging dapat menyebabkan api melompat keluar. Jadi itu tidak menjadi masalah besar. Lagipula, memanggang dengan sedikit api dapat membantu daging masak lebih cepat. “Saat memanggang, ada yang pakai kayu bakar, ada yang pakai batok kelapa. Secara umum, untuk masakan Eropa menggunakan kayu kopi sedangkan masakan Indonesia menggunakan sabut kelapa, batok kelapa, dan sekam. Jarak ideal sumber api dengan pemanggangan, 15-20 cm. Kalau terlalu dekat nanti cepat gosong, kalau kejauhan nanti lama matangnya,” jelas Chef & Beverage Manager The One Legian dan Hotel Vila Lumbung Seminyak ini.

Gunakan saus atau kecap. Selama proses memanggang Anda perlu mengoleskan saus atau kecap pada daging agar tidak kering. Melapisi saus atau kecap juga dapat menghindari daging berwarna ‘gosong’.  Ada juga yang menginginkan daging yang glazed atau caramelized dengan mengoleskan mentega.

Iris daging dengan benar. Agar masak sama rata, Anda harus mengiris daging dengan tebal yang sama satu sama lain antara 2-5 cm. Jangan pernah tergesa-gesa, nikmati waktu Anda memanggang supaya hasilnya lebih maksimal. “Ada tiga standar kematangan yang dikenal, rare, medium, dan well done. Khusus daging unggas, kematangan dagingnya harus well done. Suhu saat memasak 180 derajat dan tingkat kematangan 75%,” imbuh Chef Picha.

Hindari memakai banyak bumbu. Mungkin saja di luar terasa hambar, namun di dalam bisa saja bumbunya sudah menyerap. Perhatikan, saat memanggang untuk mencampurkan minyak zaitun, daun peterseli, garam dan lada hitam secukupnya pada daging supaya rasa yang diperoleh lebih lezat. Proses pembumbuan ini dikenal dengan istilah marinated.

Jika ingin memanggang jagung, Chef Picha menyarankan jagung direbus dulu setengah matang dengan menambahkan kunyit. Setelah itu baru dipanggang agar tidak terlalu lama memanggangnya. Ini juga untuk efisiensi waktu agar tidak terlalu lama memanggang. (ngurahbudi@cybertokoh.com)

To Top