Pelesir

Bali Safari And Marine Park: Wisata dengan Konsep Konservasi

pertunjukan di kampung gajah

Jika mendengar kata libur maka padanan yang pas untuk mengimbanginya adalah wisata dan jalan-jalan. Wisata alam maupun menginap di hotel berbintang mungkin menjadi hal yang biasa saja, akan tetapi berwisata alam dengan melihat secara langsung beraneka satwa akan menjadi pengalaman luar biasa jika berkunjung di Taman Safari. Saat ini, tidak perlu jauh-jauh sebab Taman Safari sudah ada di Bali.

Taman Safari Bali (Bali Safari and Marine Park) adalah lokasi wisata yang berisi aneka satwa dari berbagai penjuru dunia yang habitatnya dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Berbeda dengan kebun binatang, Taman Safari dibangun dengan tujuan untuk konservasi hewan dan alam. Bali Safari & Marine Park memiliki keunikan dari segi budaya, sebab dengan berpengalamannya Bali dalam pengemasan area wisata, area wisata Bali Safari dan Marine Park ini menyuguhkan budaya dari Bali modern hingga Bali kuno. Keadaan sekitar di Bali Safari dan Marine Park ini juga di buat sedemikian rupa sehingga bisa semirip mungkin dengan alam liar yang sangat cocok dikunjungi oleh segala usia.

Bali Safari & Marine Park berada di Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra tepatnya berada di tiga desa di Gianyar, yaitu Desa Lebih, Desa Serongga, dan Desa Medahan. Kawasan ini merupakan objek wisata nasional yang dibangun diatas lahan seluas 40 hektar.

Bali Safari dan Marine Park ini mungkin mampu menjadi pilihan unik bagi anda yang berencana mengunjungi Pulau Dewata. Binatang yang berada di Bali Safari dan Marine Park terdiri dari binatang-binatang dari 3 wilayah dan sebagaian merupakan binatang yang terancam kepunahan. Terdiri dari 80 spesies dan 400 ekor satwa yang berasal dari tiga wilayah, yaitu Indonesia, India, dan Afrika. Ada berbagai jenis satwa langka yang berasal dari 3 negara yaitu Indonesia, India dan Afrika. Satwa langka yang berasal dari Indonesia misalnya Jalak Putih, Burung Hantu, Tapir, Buaya, Babi Rusa dan Harimau Sumatra. Dari Negara India antara lain Rusa Tutul, Beruang Himalaya, Nilgai dan Black Buck. Satwa langka dari Afrika juga tidak ketinggalan seperti Kuda Nil, Burung Unta, Singa, Babbon, Zebra dan Blue Wildebeest.

Para pengunjung akan diajak melihat secara langsung aktivitas satwa-satwa liar yang ada di Taman Safari dengan menggunakan jungle train. Pengunjung akan diedukasi oleh seorang pemandu yang akan memberikan informasi mengenai spisies hewan langka tersebut. Perlu diperhatikan, pengunjung tidak diperkenankan menggunakan kendaraan pribadi. Rute perjalanan yang menegangkan tetapi menyenangkan ini dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 30 menit.

Setelah puas, pengunjung akan disuguhkan dengan pertunjukkan hewan  yang sangat menarik dan komunikatif. Animal Education show di Hannuman Stage adalah Taman Hanuman dengan sebuah panggung yang terdapat pertunjukkan satwa yang juga memberikan pengetahuan tentang satwa langka. Elephant Conservation & Education Show di Kampung Gajah. Ini merupakan area dengan museum gajah, kandang gajah, tunggang gajah, souvenir, dan, warung gajah. Pengunjung akan disuguhkan dengan teater yang menceritakan perburuan gajah, bahkan gajahnya pun telah dilatih sehingga dapat ikut serta secara aktif dalam pertunjukkan tersebut. Harimau Show adalah pertujukkan dari kucing besar yang telah dilatih berlari, memanjat, memburu dan berenang. Pertunjukkan ini dipadukan dengan tarian tradisonal yang menceritakan keberadaan harimau menurut kepercayaan dan mitos di Bali. Dan terakhir, pertunjukkan yang paling ditunggu dan spektakuler adalah Bali Agung. Bali Agung merupakan tarian kolosal yang dilakukan lebih dari 180 orang penari dan musisi yang merupakan perpaduan teater tradisonal dan modern.

Taman Safari Bali juga dilengkapi dengan berbagai arena bermain seperti roller coaster, twister dan lainnya selain itu terdapat beberapa arena yang ditampilkan di Taman Safari Bali, antara lain Elephant Bathing di Ganesha. Taman Ganesha ini memiliki sebuah patung Ganesha setinggi 9 m yang merupakan pintu masuk menuju Bali Theater. Di sini juga dapat dilihat replika relief yang berada di Gunung Kawi. Di Taman Ganesha pengunjung bisa berinteraksi secara dekat dengan gajah-gajah yang sedang mandi. Balinese Holy Water Procession di Tirta Sulasih. Tirta Sulasih adalah replika dari Tirta Empul yang merupakan tempat pemandian suci dengan nuansa kebudayaan Bali. Tigers of Ranthambore merupakan tiruan dari benteng kuno yang berada di India. Benteng ini menjadi tempat berdiamnya harimau putih yang sangat langka Selain itu, pengunjung juga dapat melihat Balinese Bamboo Music di Terminal Bali dan Balinese Dancing Class di Bale Banjar.

Setelah puas melihat beraneka satwa, pengunjung juga dapat mencoba berbagai jenis permainan dalam satu tempat. Taman Safari Bali juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas antara lain, Kawasan Fun Zone yang disediakan khusus untuk anak-anak berusia maksimal 10 tahun. Terdapat berbagai permainan seperti, Mery Go Round, Clumbing Car dan Go Go Bouncer. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)

To Top