Edukasi

Kuliah untuk Cari Kepuasan

Laura Korwa

Sejak umur 19 tahun, Laura Korwa ingin mendapatkan pengalaman nyata sekaligus menjalankan hobinya. Pekerjaan pertamanya adalah sebagai penyiar radio di salah satu radio anak muda ternama di Surabaya (EBS FM 105.9). “Saya sangat gemar mendengarkan radio karena musik adalah bagian utama dalam hidup saya. Menurut saya radio adalah tempat yang sempurna untuk saya bisa bekerja dan menuangkan hasrat kecintaan saya terhadap musik, terutama ketika saya masih terbilang sangat muda dan idealis. Saya ingin supaya banyak pendengar radio yang berusia sama seperti saya, merasakan pengalaman mendengarkan musik lebih dalam dari hanya sekadar masuk kuping kanan keluar kuping kiri,” ungkap perempuan kelahiran Surabaya 30 tahun silam ini.

Keinginannya untuk berbagi pengalaman menarik dari musik-musik yang secara pribadi didengarkannya sejak kecil, serta bagaimana hidupnya dipengaruhi musik, dirasakan Ola-demikian sapaan akrabnya, bisa ia salurkan dengan sempurna lewat radio. Mengedukasi pendengar lewat informasi-informasi mendalam soal musisi dan musik yang mereka bawakan, menurutnya sangat penting dari hanya sekadar menikmati musik populer. Dalam kurun waktu 4 tahun, ia menikmati hobinya tersebut sebagai penyiar radio di Prambors FM 89.3(2009-2010), DJFM 94.8 (2010-2011), dan  Oz Radio Bali 2011-2012.

Setelah menamatkan S1nya di Sastra Inggris Airlangga, Surabaya tahun 2011, Ola hijrah ke Bali. Disana dia bertemu dengan beberapa teman asal Jerman yang memiliki usaha agensi di lebih dari 30 negara. Dengan bermodal nekad dan pengetahuan minim mengenai proyek sosial di Bali, Ola dan kawan-kawannya mulai serius mengerjakan bisnis yang baru pertama di Bali ini, bergerak di bidang agensi penempatan dan rekrutmen relawan dan mahasiswa magang nasional dan internasional.

Peran utamanya di PT Bali Internships tersebut, managing dan operasional, mulai dari memastikan semua inquiry masuk ke wesbite untuk mereka yang tertarik mengikuti program-program Bali Internships, mulai dari pendaftaran, koresponden (email dan Skype), pengurusan visa, kedatangan, akomodasi, transportasi, kegiatan nyata di lapangan ketika program dimulai sampai akhir program, pertemuan/gathering bulanan, hingga kepulangan. Di tahun yang bersamaan pula (2011), Ola meneruskan kuliah S2-nya di Kajian Budaya Unud. Pekerjaan sebagai penyiar radio pun perlahan-lahan ia tinggalkan.

Ola mengaku sangat menikmati sekolah, menikmati learning process dan kebetulan topik S2 yang ia pilih masih pararel dan lebih spesifik dari S1-nya. “Klise, tapi saya kuliah lagi pure for fun, meski akhirnya terlalu fun sampai molor menulis tesis hingga 2 tahun,” ujar Ola yang sebentar lagi akan diwisuda ini.

Mengatur waktu antara bekerja dan kuliah baginya begitu mudah. Karena jadwal perkuliahan sudah jelas setelah jam kerja (kuliah sore). Hambatan pasti selalu ada, terutama ketika ada kegiatan kuliah yang terjadwal di pagi atau siang hari ketika jam kerja sedang berlangsung. “Karena profesi saya sangat fleksibel dan jam kerja berdasarkan agenda yang saya susun sendiri. Solusinya, saya menyelesaikan urusan kuliah terlebih dahulu, karena seringkali urusan universitas tidak bisa diubah-ubah. Pekerjaan yang saya sesuaikan,” jelasnya.

Meski secara umum kuliahnya tersebut tidak mendukung pekerjaannya secara langsung, Ola lebih mencari “kepuasan pribadi” untuk sekali lagi menyelesaikan satu gelar yang menurutnya pribadi, membanggakan. “Pengetahuan akademis bertambah, teman-teman intelek bertambah dan seterusnya,” tegasnya. Dalam pekerjaan, dikatakan Ola, jurusan yang ia ambil sedikit banyak membantu pola pikirnya. Membuat ia lebih mengkritisi banyak hal. Pengetahuan dan pemikiran ini tentu tidak muncul begitu saja seiring berjalannya waktu. Pertemuan-pertemuan kelas dan perkuliahan, buku-buku yang ia baca, teman-teman di universitas, diakui Ola sedikit banyak menambah wawasannya yang akhirnya dapat sangat berguna bagi mindset ketika ia bekerja. “Perkuliahan ini membuat saya berpikir lebih sedikit berbeda, in a good way,” tandasnya. (inten.indrawati@cybertokoh.com)

To Top