Kuliner

Sensasi Tekstur Lembut Gelato

Menikmati gelato di siang menjelang sore hari sangat mengasyikkan. Berbagai pilihan gelato bisa membuat lidah tersensasi rasa dingin berbalut aneka rasa.

“Baru kali ini saya menikmati gelato dengan rasa kopi dan jahe. Biasanya yang saya coba rasa buah,” ujar Rama, salah seorang pengunjung di Gusto Gelato di daerah Kerobokan.  Hendra yang datang bersama Rama memesan gelato rasa cokelat dan vanilla.   Keduanya berbaur dengan para pengunjung lain namun masing-masing sibuk dengan gelatonya.

Dari beberapa referensi, Gelato kerap disebut sebagai es krim ala Italia. Padahal gelato berbeda dengan es krim. Dalam bahasa Italia, congelato berarti beku. Kata congelare berarti membekukan. Walaupun gelato adalah es krim versi Italia, isinya berbeda. Seperti es krim gelato mengandung susu, gula, dan penambah rasa seperti buah atau kacang-kacangan. Gelato tidak mengandung banyak krim. Selain itu juga hanya menggunakan sedikit kuning telur.

Menurut pakar gelato Morgan Morano, gelato menawarkan tekstur yang lebih lembut, halus, dan padat ketimbang es krim. Ini karena gelato tidak menyimpan banyak udara dalam proses pengadukan, dan lemak susunya lebih sedikit.

Gelato harus disimpan di tempat yang sedikit lebih hangat daripada es krim. Jika es krim biasanya disimpan dalam suhu -17 sampai -12 derajat Celcius, gelato idealnya disimpan dalam suhu -13 sampai -9 derajat celcius. Temperatur yang lebih hangat berarti gelato lembut, halus, dan lebih memanjakan indera perasa. (ngurahbudi@cybertokoh.com)

To Top