Buleleng

Cegah Peredaran Narkoba Dikalangan Anak dan Remaja

Jaringan narkoba lintas negara yang berhasil dibekuk jajaran polres Buleleng

Peredaran narkoba nampaknya sudah sangat sulit dicegah. Narkoba saat ini tidak hanya menyasar orang dewasa sebagai pengguna melainkan remaja dan anak-anak sebagai pengedar. Hal ini menyusul dari beberapa kasus narkoba yang semakin intens di dalami Satreskrim Polres Buleleng.

Kompol Made Joni Antara Putra

Di Buleleng, memasuki awal tahun 2017 telah diringkus seorang kurir warga dusun Barat Sungai Desa Sawaran Kulon Kecamatan Kedung Jajang Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Wahyudi alias Yudi (32) berhasil diringkus polisi saat hendak mengantarkan narkona jenis shabu-shabu di kepada seseorang di seputaran desa Anturan.

Menurut Kasat Res Narkobaba Polres Buleleng AKP I Ketut Adnyana TJ, barang bukti berupa lima kantong shabu-shabu seberat 5 gr ditemukan di kantong celana pelaku dengan dibungkus tissu. Setelah dilakukan penyelidikan, peredaran narkoba tersebut bukan lagi jaringan antar provinsi melainkan lintas Negara. “Hasil introgasi awal dengan pelaku, barang tersebut didatangkan dari Malaysia,” jelasnya. Dalam pengembangan kasus itu, Polres Buleleng akan mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) pemilik SS yang telah diamankan.

Sementara itu, menurut Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol Made Joni Antara Putra, peredaran narkoba saat ini telah menyasar berbagai kalangan. Untuk menekan jumlah peredarannya, Polres Buleleng telah melakukan berbagai upaya, salah satunya melakukan tindakan tegas bagi para pengedar. Selain itu, pihaknya secara kontinu melakukan sosialiasi dengan melibatkan sekolah dan berbagai elemen masyarakat. “Kami libatkan Binmas dalam memberikan sosialisasi mengenai bahaya dari narkotika itu,” jelasnya.

Pihaknya berharap pembelajaran mengenai bahaya narkoba untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah sehingga pencegahan dini terhadap penggunaan narkoba di kalangan remaja dan anak-anak dapat dilakukan. Selain itu, sebut dia, narkoba tidak hanya menyasar kalangan muda tetapi semua kalangan sehingga koordinasi dan kerjasama dengan elemen masyarakat sangat diperlukan. “Kami selalu jalin kerjasama dengan tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh adat agar dapat menyosialisasikan ke desa-desa agar peredarannya tidak merambah ke berbagai penjuru,” lengkapnya.

Kompol Joni juga menghimbau kerjasama masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan mengontrol peredaran maupun penggunaan narkoba di Buleleng dengan cara melaporkan jika mengetahui peredaran tersebut. “Laporan masyarakat pasti kami tindak lanjuti,” imbuhnya. Laporan masyarakat harus dilakukan lidik sebab penangkapan terhadap pelaku, barang harus ada padanya. “Apabila ada informasi silakan disampaikan kepada kami,” tandasnya.

Sementara itu, pihaknya memiliki cara dalam menghadapi kasus anak-anak yang terjerat narkoba. Ada dua hal yang dapat dilakukan yaitu rehabilitasi dan pembinaan. “Pengambilan kedua tindakan tersebut ditentukan sesuai dengan berat kasus yang dilakukan,” pungkasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)

 

 

To Top