Dara

Sidejob: Ingin Tampil Beda

Untuk masalah musik, Buleleng tidak bisa dipandang sebelah mata. Banyak musisi-musisi Bali yang lahir di Buleleng, bahkan seperti tidak ada matinya kreativitas tanpa batas terus memunculkan nama-nama baru di bidang musik.

Salah satunya band beraliran alternative, SideJob yang telah siap dengan mini album yang akan dirilis dalam waktu dekat. Menurut Ighor sang gitaris, memasuki awal tahun 2017 SideJob siap memperkenalkan beberapa lagu ke publik seperti Cinta kilat sampai karat, Sebut saja mawar, I Luh asli manis, dan Suud. Lagu Sebut saja mawar yang sudah kelar dalam perekaman dipilih sebagai lagu pertama untuk menunjukkan kiprah grup ini.

Dalam memainkan jenis musik, Ighor menambahkan menyukai  berbagai jenis musik yang ada. “Aliran kami alternatif karena kami suka banyak tipe musik baik pop, rock, reggae, dangdut sekalipun,” jelasnya. Grup musik yang didukung formasi Budiarta (Vokalis), Baruna (Bassis), Prima (Gitar) dan Lik Wank (Drummer) mengatakan jika musik yang mereka mainkan sama hanya mereka ingin tampil beda. Penampilan berbeda dilakukan dengan cara mengemas lirik-lirik lagu yang tidak biasa. Sebagai cirri khas, SideJob mencoba tampil beda dengan mengonsep lagu dengan memasukkan khasanah makanan khas Bali ke dalam liriknya, seperti nasi jinggo, plecing kangkung, kopi Bali, jaje godoh, dan lau (tuak).

Semua tema lagu yang diambil tidak terlepas dari tema cinta. Menurut Ighor memaknai cinta harus secara luas tidak hanya cinta terhadap pasangan atau lawan jenis. “Di awal kami ambil tema cinta , cinta yang meliputi cinta happy, cinta romantis, cinta sakit hati, cinta dengan makanan, dan cinta alam Bali,” imbuhnya.

Terbilang baru sejak terbentuk tahun 2014, akan tetapi melihat mereka yang berada dibelakangnya bukanlah baru sekali ini mengenal musik. Ighor misalnya, sejak 2004 sudah berkecimpung dalam dunia musik bahkan saat ini ia mulai belajar menulis lagu. Pengaruh lingkungan yang sangat kental dengan musik menambah ketertarikannya terhadap dunia musik.

Grup yang terbentuk dari pertemuan mereka di suatu event musik ini mengaku jika penamaan SideJob dimaknai secara umum adalah kerja sampingan. “Kami ambil nama itu karena sederhana dan unik dank arena masing-masing personil juga memiliki pekerjaan sampingan selain bermusik,” jelasnya. Misalnya saja Ighor yang juga sibuk di dunia fotografi juga merangkap sebagai official band reggae Kalimasada, begitu pula Baruna dan Prima yang berwiraswasta, Lik Wank yang merupakan karyawan sebuah perusahaan, hingga Budiarta yang sibuk dengan aktivitas sebagai pembina pramuka. Untuk tetap mempertahankan eksistensi, mereka sepakat untuk terus berkarya dan menampilkan yang benar-benar diinginkan masyarakat. “Selain itu kami juga sering tampil dibeberapa acara dan memposting kegiatan kami di media sosial,” tandasnya.

To Top