Indonesia

Pameran ‘Kasih Ibu’ Wujud Cinta IWPI Jatim

Wanita menunjukkan emansipasinya. Terutama saat memperingati Hari Ibu 22 Desember lalu. Karena itu, Ikatan Wanita Pelukis Indonesia (IWPI) cabang Jawa Timur (Jatim) menunjukkan eksistensinya di dunia seni lukis. Berbagai hasil karya seni rupa yang dihasilkan dari tangan seorang wanita dipamerkan untuk menyambut Hari Ibu.

Sri Murniati, S.H.

Sri Murniati, S.H.

Pameran  lukisan bertajuk ‘Kasih Ibu’, yang digelar di Galery Dewan Kesenian Surabaya (DKS) pada 22 Desember lalu, diresmikan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Turut hadir dalam pembukaan, Ketua IWPI Jatim, Sri Murniati, S.H., Perwakilan Konjen Jepang dan Ketua Granat DPD Jatim Arie Soeripan, serta seluruh pelukis yang masuk dalam wadah IWPI Jatim.

Dalam sambutannya, Tri Rismaharini mengatakan rasa senangnya atas apresiasi yag diberikan para seniman seni lukis dengan menggelar pamern lukisan dengan mengangakt tema Kasih Ibu.

“Dengan digelarnya pameran ini, diharapkan mampu memberikan warna berbeda di Surabaya terutama di bidang kesenian dan kebudayaan. Sehingga mampu mengangkat seni di kota Pahlawan ini,” kata Risma. Apabila anggota IWPI Jatim berkenan, pihak Pemkot Surabaya akan memfasilitasi supaya anak-anak khususnya warga kota Surabaya dapat belajar melukis.

Ia berharap, kedepannya akan lahir anak-anak yang bisa mewarisi bakat dan minat melukis. dalam bidang seni rupahingga, warga Surabaya dapat lebih berbudaya. Sementara itu, Ketua IWPI Jatim, Sri Murniati menambahkan, tujuan dari pameran ini selain untuk memperingati Hari Ibu, juga ingin mendekatkan para peserta dengan pengamat seni. Sehingga bisa menjadi ajang pengembangan kebudayaan.

“Inilah wujud cinta kami kepada seorang Ibu. Kasih sayang seorang ibu dapat diekspresikan dalam berbagai bentuk dan rupa. Salah satunya melalui media lukisan,” kata Murniati. Pameran ini mengapresiasi sosok ibu sebagai panutan dan nilai ini mencoba ditanamkan kepada generasi muda, bahwa kita semua tidak lepas dari peran seorang ibu. Sebanyak 22 wanita dari berbagai latar belakang dan usia turut berpartisipasi menyemarakkan pameran lukisan ini.

IWPI Jatim yang ada di Surabaya, berfungsi sebagai wadah perempuan Jatim untuk bersama-sama maju untuk meningkatkan karya seni secara profesional. Ada yang menarik dari peserta pameran lukisan. Dari 22 peserta ada dua peserta yang usianya masih menginjak dewasa, Aprilisfiya (17) asal Malang dan Avy Salama (16) asal Surabaya. Remaja yang baru menginjak dewasa itu sudah mampu meghasilkan karya dalam bentuk goresan di kanvas.

Pameran lukisan digelar, mulai 22 hingga 28 Desember 2016 lalu dan diharapkan, pameran lukisan tersebut mampu memberikan manfaat bagi semua masyarakat. Terutama pecinta seni dan mampu memberikan pencerahan dan spirit bagi para seniman lukis. (Dona)

 

(Visited 1 times, 1 visits today)
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code

Terkini

To Top