Mozaik

Koperasi Wanita Raka Dewi Bali: Gerakan Pemberdayaan Wanita Bali

Foto bersama anggota Koperasi Wanita Raka Dewi Bali

Bertepatan dengan Hari Ibu, Kamis (22/12), kaum perempuan Bali menggalang kebersamaan dengan membentukan Koperasi Wanita Raka Dewi Bali yang memiliki tagline “Luih Mautama”. Koperasi yang diketuai Jemiwi Jro  ini bertujuan mewadahi  wanita Bali agar bisa berperan dalam kehidupan yang lebih baik di segala aspek.

Menurut Jemiwi,  pembentukan koperasi ini dilakukan dengan dasar memberikan penghargaan kepada perempuan Bali. Selama ini, perempuan Bali disibukkan dengan beragam tugas dan meniti karier sehingga terkadang diabaikan hak-haknya. Untuk memberikan penghargaan serta pemberdayaan pada perempuan Bali, koperasi ini dibentuk.

Ia menambahkan anggota koperasi wanita ini berasal dari berbagai kalangan, baik pengusaha wanita, UKM, ibu RT, mahasiswi, karyawati. Koperasi tersebut dibentuk dengan visi misi membentuk badan usaha koperasi yang andal untuk memenuhi segala keperluan anggota. “Keperluan anggota tidak saja sesuatu yang bersifat materiil tapi juga immaterial,” tandasnya.

Keperluan immaterial misalnya dukungan spiritual, dukungan kekuatan sebagai seorang perempuan yang multitasking. Ia berharap ada suatu gerakan yang benar-benar memberdayakan wanita Bali dan kesadaran seorang ibu bisa bangkit untuk mengoptimalkan dirinya dan menambah kualitas dirinya dalam berbagai hal.

I Ketut Madia, Kepala Seksi Penyuluhan dan Badan Hukum Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali mengatakan, wanita di Bali cukup banyak bahkan lebih banyak wanita daripada laki-laki. Melihat jumlahnya, ia menilai sangat potensial untuk membentuk wadah dalam sebuah koperasi. “Ketika para pengusaha wanita itu memerlukan apa yang kurang dimiliki atau belum dimiliki, bisa disiapkan oleh koperasi dalam unit usaha tertentu sesuai dengan usaha-usaha yang dinanti, nantinya akan dibentuk di koperasi itu sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan koperasi dimiliki anggota. Apa yang diperlukan anggota dipenuhi koperasi. Anggota pun harus berpartisipasi. Sinergi ini akan menentukan maju mundurkan koperasi. Di sisi lain, pendiri harus punya visi dan misi, serta mampu memaksimalkan potensi di sekitarnya. (Maya)

To Top