Sosialita

Bali Yoga Festival  2017: Sehatkan Umat Damaikan Dunia

Yoga makin hari makin diminati oleh masyarakat. Apalagi setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendeklarasikan bahwa  tanggal 21 Juni sebagai Hari Yoga Sedunia. Namun, masih ada masyarakat yang menyalahartikan yoga tersebut. Yoga tidaklah semata-mata dipandang sebagai sebuah olah raga seperti yang umum dipahami, melainkan ada prinsip-prinsip dasar menyangkut metafisika, etika, psikologi, spiritual dan anatomi yang perlu diketahui.

Yoga merupakan satu-kesatuan atau rangkaian kegiatan untuk menyatukan body, mind and soul. Yoga menyentuh tidak hanya aspek-aspek fisik/gerak badan, namun juga unsur-unsur halus, seperti pikiran, ego, indra, roh, prana dan pranayama. Yoga dirasakan tidak hanya sangat penting tetapi sangat mendasar karena menyangkut hidup itu sendiri. Begitu disampaikan oleh Bunda Dian didampingi beberapa guru yoga saat ditemui di Yayasan Markandeya Yoga Indonesia, di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, pekan lalu.

Menurut Bunda Dian, yoga melihat manusia dan lingkungannya secara holistik, integratif dan universal. Menembus batas-batas bangsa, kebudayaan, bahasa dan agama. Setiap negara memiliki style yoga yang berbeda-beda, dan tidak ada cara melaksanakan yoga yang benar maupun salah. Begitu pula dengan Bali. Bali juga memiliki yoga tradisi yaitu Yoga Bali Klasik yang menggunakan prinsip-prinsip dasar yoga spiritual.

Karenanya, Bali Yoga Festival (BYF)  2017 yang diselenggarakan oleh seluruh anggota Pasraman Markandeya Yoga Indonesia yang berada di Bali maupun luar Bali di seluruh Indonesia juga didukung oleh Pemerintah Kota Denpasar  ini ingin mengenalkan Yoga Bali Klasik atau yoga tradisonal Bali kepada masyarakat umum.

Bukan hanya itu, kegiatan ini juga bakal dimeriahkan  oleh beberapa guru yoga dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri, yaitu India. “Kami ingin bersama-sama memberikan pemahaman tentang yoga dan  menyatukan yoga secara global dalam bentuk gerakan, pranayama, meditasi, maupun pencerahan spiritual,” ujar Bunda Dian.

Ia kembali menekankan jika kegiatan  BYF lebih luas lagi ingin memperkenalkan Yoga Sastra dan Yoga Bali Klasik kepada masyarakat umum. Kemudian, menyatukan masyarakat global melalui yoga tradisional Bali melalui berbagai bentuk kegiatan dengan tujuan menyehatkan umat mendamaikan dunia. – ard

 

To Top