Bunda & Ananda

Anak Ceriwis Diikutkan Pelatihan Presenter

Andin saat mengikuti pelatihan presenter
made-rai-mariantini

Made Rai Mariantini

Liburan selama dua minggu ini banyak dimanfaatkan orangtua untuk mengikutkan putra-putrinya sebuah kegiatan positif. Ibu Ayu misalnya. Ia mengikutkan putri bungsunya, Andin untuk mengikuti pelatihan presenter, MC, dan penyiar. “Waktu liburan kenaikan kelas kemarin, saya kelewatan.  Untungnya ketika liburan sekarang ini, ada teman yang menginfokan dan saya juga melihat di medsos,” ujar Bu Ayu.

Rupanya sejak lama Bu Ayu ingin mengarahkan anaknya  yang ia nilai super ceriwis itu untuk ikut pelatihan presenter. “Soalnya dia sering sekali berlagak sebagai presenter.  Setiap apapun yang dilakukannya pasti dijelaskannya, bahkan tak jarang direkam di tabletnya. Ya..biar terarahlah ceriwisnya itu. Syukur-syukur jika bisa jadi presenter cilik,” ujar Bu Ayu sembari tersenyum.

Pelatihan dasar dilaksanakan selama dua. Pada hari pertama, menurut instrukturnya, Andin masih kalem, masih malu-malu.  Bu Ayu pun menanyakan kepada Andin apa saja yang diajarkan. Dengan bahasa anak-anak, Andin yang masih duduk di kelas 1 SD tersebut mengatakan bahwa dia diajarkan ekspresi serta dilatih melafalkan kata dengan suara yang keras dan jelas.

Hari kedua, Andin tampak bersemangat. Bahkan dia minta berangkat lebih awal agar tidak terlambat. Rupanya dia sudah mulai bisa menyesesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Ceriwisnya pun sudah mulai keluar. “Ibu, nanti bellin Andin tas kecil ya buat les presenter, biar gayaan dikit loh Bu,” ujar Andin kepada ibunya yang hanya bisa geregetan melihat tingkah laku anaknya itu.

LIBURAN BERMANFAAT

Liburan memang sangat dinikmati anak sekolahan. Kepenatan dan rutinitas belajar di sekolah diganti dengan berbagai kegiatan lain. Liburan pun tak harus pergi ke luar kota atau ke luar negeri. “Liburan merupakan saat anak dan orangtua bisa bersama. Saat melakukan hal yang menyenangkan atau quality time,” ujar Made Rai Mariantini, S.Psi., Psikolog.

Aktivitas liburan perlu dikomunikasikan antara anak dan orangtua. Jangan sampai anak memaksa orangtua atau orangtua memaksa anak. Kesepakatan antara anak dan orangtua sangat membantu agar liburan benar-benar bermanfaat.

Hal yang dilakukan Bu Ayu dan Andin ini termasuk dalam perencanaan dan pelaksanaan liburan yang bermanfaat. Keinginan Andin untuk belajar menjadi presenter difasilitasi ibunya dengan mengikutkan pelatihan. “Liburan itu intinya senang-senang dan mengasyikan. Kalau anak punya keinginan dan orangtua bisa memfasilitasi, sangat bagus. Ada hal-hal baru yang dipelajari anak dan itu bermanfaat bagi diri si anak di kemudian hari,” ujar psikolog di Biro Psikologi Wira Kasih Dharma dan konselor PAUD Candra Kasih ini. (ngurahbudi@cybertokoh.com)

 

To Top