Indonesia

Erny Kusmastuti: Wanita Pertama yang Jabat GM Fairfield Hotel di Asia Pasifik

Erny Kusmastuti

Wanita bisa menjadi pemimpin perusahaan. Setidaknya itulah yang kini dibuktikan  Erny Kusmastuti, satu-satunya perempuan dengan jabatan General Manager (GM) Fairfield Hotel di Asia Pasifik.

Perempuan yang kini memegang tampuk General Manager (GM) Fairfield Hotel Surabaya, mengaku surprise saat awal ditawari memegang  jabatan tinggi di hotel elite kelas dunia milik Marriot Group.

“Saya sudah 26 tahun berkarier di industri pariwisata. Tujuh tahun terakhir saya menjadi GM di hotel bintang lima di Yogyakarta, yaitu Eastparc, dari opening project sampai dengan running menjadi hotel bintang lima di Yogyakarta. Setelah itu saya bergabung dengan hotel milik Sultan Hamengku Buwono X atau keluarga Sultan, dan juga membawahi sebuah mall di sana,” kata ibu dua orang anak ini.

Saat itu, posisi Erny bukan lagi sebagai GM, melainkan sudah menjadi owner representative, dengan membawahi hotel dibawah kepemilikan Sultan sekaligus membawahi  mall terbaik di Yogyakarta milik keluarga Sultan.

Di luar dugaan, Erny tiba-tiba saja mendapat panggilan ke Singapura untuk menerima project di grup Marriot. “Saya sempat surprise, karena waktu itu saya sudah tidak mau lagi handle menjadi GM. Karena bagi saya, saya sudah berada pada posisi di atas GM. Saya berada pada level merasa sudah cukup. Saya mau  menjadi consultant, tidak mau lagi menjadi operation,” ucapnya mengingat.

Meski masih ada kebimbangan, kesempatan emas itu ternyata tidak ia lewatkan begitu saja. Masuk ke dalam Marriot grup adalah impiannya sejak awal berkiprah di dunia perhotelan dan pariwisata.

”Tapi karena ini Marriot, menjadi impian saya dulu banget ketika saya menjadi  direktur, ketika saya menjadi number two setiap saya melamar di group ini. Ada Ritz Carlton, ada Four Season, setiap saya melamar itu selalu nggak pernah lolos. Padahal ketika saya melamar di group apapun saya selalu diterima,” imbuh perempuan yang masih nampak cantik di usianya yang memasuki kepala empat tersebut.

Erny pun semakin tertantang ketika ia diberitahu bahwa ia akan menjadi satu-satunya perempuan di Asia Pasifik yang memegang jabatan GM Fairfield.

“Tetapi saya penasaran ketika ada kesempatan ini, President Market saya di Singapura bilang, kalau kamu ambil kesempatan ini kamu akan menjadi perempuan pertama di Asia Pasifik yang menjadi GM di Fairfield. Saya merasa ada tantangan, saya berani  kontak sama bule, orang Indonesia konsepnya lebih tahu, dekat sama staf karena kita satu gen, saya merasa tertantang. Apalagi di Surabaya ini saya ingin tahu, apa sih tantangannya jadi GM di grup ini, akhirnya saya pikir satu setengah bulan bersama  dengan tim. Memang butuh energi yang luar biasa . Karena ini kan tidak didesain untuk hotel saja, tapi juga untuk building, tapi saya sangat yakin di area ini saya akan menjadi leader,” ucapnya penuh keyakinan.

Saat ini impian Erny telah tercapai, namun ada satu hal yang ia rasa masih menjadi tanggung jawabnya sebagai orang ibu, yaitu pendidikan anak-anaknya.

“Saya memiliki 2 orang putra, 1 kuliah di UGM Fakultas Hukum, Desember ini berangkat ke Belanda. Saya akan berjauhan dengan anak saya untuk masa depan mereka juga. Kalau adiknya di SMA Taruna Magelang, harapan saya bisa mengikuti kakaknya. Kalau sudah ke sana saya merasa lega, tanggung jawab saya sudah selesai. Fokus sekolah, selesaikan, lulus kuliah dan bekerja,” tuturnya. (Lely Yuana)

(Visited 2 times, 1 visits today)
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code

Terkini

To Top