Connect with us

Advertorial

Selly D. Mantra dan Proyek Hati

Published

on

Kegiatan Sharing_Love bersama Penyandang Disabilitas

Sosok yang satu ini dikenal memiliki keinginan berbagi yang kuat dari jiwanya. Untuk kata berbagai ia tak pernah lelah melangkah menolong sesama.

Terlebih sebagai Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, perhatiannya dan kepeduliannya pada penyandang disabilitas (cacat) sangat luar biasa.

Begitulah, Ida Ayu Selly Fajarini, S.E., yang tercatat sebagai Perempuan Inspiratif Tokoh 2016 ini , ini dengan kasih sayang, tulus dan ikhlas berhasil merangkul dan memberi ruang yang luas pada para penyandang disabilitas di Kota Denpasar, hingga mereka mampu mandiri dan tampil percaya diri.

Saat Tokoh bertandang ke kediamannya pekan lalu, istri Wali KotaDenpasar, IB Rai D.Mantra  bersama tim  K3S Kota Denpasar serta melibatkan para relawan baru saja usai menyelenggarakan kebersamaan dalam balutan berbagi kasih bagi para penyandang tuna netra Kota Denpasar melalui program bertajuk tajuk “Togetherness In Pray, Share and Love Through Blind Camp.

Advertisement

Dikatakan oleh ibu dari , I.B. Ngurah Sidhayatra Hijaya Mantra, I.A.Uttari Priyadarshini Mantra, dan I.A. Nathia Candrika Prakirani ini  bahwa tirta yatra dan berbagi kasih bersama ini berlangsung dua hari belum lama ini di Pura Ulun Danu Beratan dan Bumi Perkemahan Den Bukit Pancasari Bedugul. Kegiatan ini memang untuk mereka yang mengalami kecacatan fisik, kali ini khusus bagi para tuna netra untuk memberikan mereka ruang kreativitas sekaligus meningkatkan kemampuan mental spiritualnya.

Keterbatasan bukan halangan, jika terus diasah lewat ruang kreativitas. Berkat sinergi dengan pemerintah Kota Denpasar dan dukungan langsung dari Wali Kota

BACA  Franchise Kumon: Peluang Usaha Menarik di Bidang Pendidikan

Denpasa, menjadikan, seluruh penyandang disabilitas di Kota Denpasar memiliki ruang dalam meningkatkan talenta mereka di hadapan masyarakat. “Kemandirian mereka dalam aktivitas sehari-hari mampu memberikan nilai tambah bagi peningkatan prestasi mereka.Bahkan pada ajang Pertukaran Pelajar Penyandang Disabilitas Tuna Rungu Tingkat Internasional, disabilitas Gede Ade Putra Wirawan dan Yuliana mendapat kesempatan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk mengikuti pertukaran pelajar disabilitas tuna rungu di Washington dan New York,” papar perempuan yang selalu tampil energik ini.

Menurut  Selly D. Mantra disamping peningkatan dalam pengembangan diri penyandang disabilitas di Kota Denpasar juga didukung sarana dan prasarana oleh Pemkot Denpasar melalui fasilitas ruang publik bagi penyandang disbilitas di Kota Denpasar. Seperti adanya sekolah untuk anak berkebutuhan khusus, parkir khusus penyandang disabilitas, lift khusus di kantor Wali Kota, trotoar, sampai ruang kreativitas seni dan budaya di berbagai kesmeptan , seperti saat memperingati Hari Penyandang Disabilitas hingga pemilihan Putra Putri Tuli se Bali.

Menurut Selly D, Mantra penyandang disabilitas perlu mendapat perhatian agar mereka tidak merasa minder.  “Kalau bukan kita yang berbuat dan memperhatikan siapa lagi. Sebab, bagaimana pun, mereka juga mutiara-mutiara bangsa. Mereka para bunga hati kita. Mereka adalah anak-anak kita semua,” ujarnya perempuan  yang tanpa gembar –gembor  hampir tak terhitung  setiap pekannya selalu ada hari-hari dirinya blusukan untuk memberikan bantuan langsung pada masyarakat, yang memerlukan pertolongan, khususnya mereka fisiknya tidak sempurna dan dalam kondisi tak berdaya, dengan memberikan kursi roda maupun bantuan alat dengar. “Ini proyek hati,” katanya tersenyum tulus.

Advertisement

 

BACA  Peresmian Kantor Pusat Baru BPR Bali Dananiaga

BERKARYA SESUAI POTENSI

Atas semua langkah yang telah dilakukan oleh seorang Selly D. Mantra  maka ada beberapa catatan istimewa sudah ditorehkannya. Khsusunya, dalam rangka memberi ruang para penyandang disabilitas sesuai dengan potensi mereka selama ini. Diantaranya  menari , menyanyi, dan berbagai keterampilan lainnya. Bahkan , yang sangat luar ,  anak-anak  penyandang disabilitas tuna netra misalnya, karena potensi dan bakat mereka pada olah vokal, sudah dibuatkan album lagu dalam bentuk CD.

Dengan dibuatkan album lagu itu pula, mereka sering tampil di acara penting. Sekarang anak penyandang disabilitas tersebut sudah dikenal sehingga sering diundang mengisi hiburan nyanyi dan menari oleh bank dan perusahaan lainnya.  Mereka sekarang sudah bisa hidup mandiri dari hasil menyanyi dan menari.

Bukan hanya itu, beberapa waktu lalu mereka juga diajak bermain film cerita pendek  yang berjudul “Widya” . Film ini diperankan langsung oleh Widiari seorang tuna rungu yang piawai menari Oleg Tambulilingan.

Advertisement

Dengan dorongan dan semangat dalam bentuk material maupun moril kepada para penyandang disabilitas untuk mereka berkarya secara optimal selama ini, menjadikan mereka berhasil berkreativitas dan lebih mandiri, khususnya menjalani hidup sehari-hari tidak merasa terbebani.

BACA  Diah Chandra: Persembahkan Talk Show “I'm Every Woman”

Selanjutnya, karena kepeduliannya yang tinggi maka tak heran jika Selly D. Mantra banyak memperoleh apresiasi, salah satunya sering diminta berbagi pengetahuan di berbagai daerah di luar Bali, seputar aktivitas dan ide-idenya dalam membina dan para penyandang disabilitas. Termasuk Rhenald  Khasali, pemilik rumah perubahan juga menyatakan kebanggaannya dengan apa yang dilakukan Selly  D. Mantra. Menurutnya , betapa ibu yang energik ini telah mampu mengubah yang biasa menjadi luar biasa, yang tidak mungkin menjadi mungkin, yang tidak bisa menjadi bisa meski tantangannya tidak mudah dan cukup berat.

Sementara kiprahnya sebagai, Ketua Tim PKK  dan Ketua Dekranasda Kota Denpasar, juga berhasil memberi warna tersendiri bagi Kota Denpasar. Ia pun menjalankan tugasnya sebagai mitra pemerintah untuk merealisasikan  Denpasar sebagai kota kreatif berbasis kearifan budaya lokal,

Seperti terkait salah satu warisan budaya bernama endek. Ibu yang selalu tampil elegan ini menyampaikan pernyataan ingin lebih banyak lagi orang  yang menggunakan produk hasil perajin lokal. Hasilnya  ia sukses mengembangkan endek sehingga kain ikat khas Bali tersebut berkembang dengan pesat termasuk dipakai pakaian seragam. Bukan hanya itu keberadaan endek semakin mengakar di hati masyarakat. Namun semua juga kembali pada bagaimana kita bersama memperlakukan, mengolah dan mempromosikannya. Kemudian tidak berhenti mencintai, menghargai dan melestarikannya. Hingga ia pun menggagas diadakannya pemilihan Duta Endek Kota Denpasar. – ard

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

Laporan Keuangan Yayasan Kul Kul

Published

on

Continue Reading

Advertorial

Disperindag Kota Denpasar Tandatangani Kerjasama dengan BNI

Published

on

 Pemerintah Kota Denpasar perannya sangat kuat terhadap keberlangsungan usaha mikro kecil dan industri kecil menengah pada era globalisasi ini, dengan program ‘Denpasar Smart City’. Pemerintah melalui Disperindag Kota Denpasar menggali berbagai potensi produk unggulan demi pertumbuhan ekonomi di bidang perdagangan dan investasi yaitu E- Commerce, trading marketing online.

 Selanjutnya, dalam rangka pengembangan E- Commerce Kota Denpasar ke arah yang lebih maju, kemudian juga meningkatkan akses pemasaran UMKM/IKM Kota Denpasar yang telah bergabung dalam E- Commerce Kota Denpasar, dilaksanakan “Penandatanganan Perjanjian Kerjasama rumahbelanjadenpasar” antara PT Bank Negara Indonesia Tbk. dengan Disperindag Kota  Denpasar, Senin (21/5) di Denpasar Design Centre, Jalan Melati No. 3 Denpasar.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar  Drs.  I Wayan Gatra, M.Si., E- Commerce Kota Denpasar telah berdiri sejak 2007. Itu adalah langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar juga Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Denpasar, yang saat itu diketuai Ny. Selly D. Mantra dalam menjawab tantangan di era industri dan globalisasi. Jumlah anggotanya adalah 813 pengrajin. Melalui website www.balidenpasartrading.com   terus ditingkatkan dan dikembangkan dengan trading transaction rumahbelanjadenpasar.com yang didukung Bank BNI Cabang Renon, Denpasar.

BACA  Ratna Listy Beri Motivasi dalam HUT SMA Negeri 1 Singaraja ke-66

Dikatakannya rumahbelanjadenpasar.com adalah gebrakan terbaru di era aplikasi digital melalui start up business yang didukung sepenuhnya oleh BNI  Cabang Renon Denpasar, melalui on line transaction. Di sini pihak BNI menyiapkan jaringan dan aplikasi untuk rumahbelanjadenpasar.com beserta pembinaan dan pendampingan kepada operator Disperindag Kota Denpasar .

Advertisement

Wayan Gatra mengatakan dengan terobosan ini, bukan hanya masyarakat lokal  yang berbelanja tapi juga tamu mancanegara. Mereka bisa berbelanja secara online maupun datang langsung atau berkunjung . Di samping itu, ia juga mengajak pengrajin agar terus bersemangat untuk memanfaatkan rumahbelanjadenpasar.com meski dalam berjualan ada pasang surutnya orang berbelanja.

Ia menyampaikan bahwa sejak di-launching setahun lalu oleh Wali Kota saat itu, yakni Rai B.Mantra rumahbelanjadenpasar  langsung berjalan hingga kini. Karenanya, ia berharap semua UMKM Kota Denpasar memanfaatkan kesempatan wahana tersebut dengan sebaik-baiknya dalam mempromosikan dan melakukan transaksi secara online untuk produk-produknya.

Sedangkan Pimpinan BNI Renon, Dwi Wahyudi mengatakan selain bentuk kerjasama tersebut dengan membantu dalam hal pemasaran juga urusan pembayarannya secara online, cara membayar non tunai dengan aplikasi yout all payment (YAP dari BNI) . Saat ini, lanjutnya rumahbelanjadenpasar.com juga sudah difasilitasi dengan ‘QR Code’.

BACA  Diah Chandra: Persembahkan Talk Show “I'm Every Woman”

Apalagi, dijelaskan juga baru BNI satu-satunya  bank yang mendapat izin dari Bank Indonesia (BI) untuk menggunakan fasilitas ‘QR Payment’.  Selain itu, katanya mereka juga siap memberikan bantuan pembiayaan, salah satunya melalui fasilitas KUR, demi pengembangan para pengrajin UMKM/IKM di Kota Denpasar.

 

Advertisement

Terus Kembangkan Potensi dan Inovasi

 Kabid Perdagangan Disperindag Kota Denpasar, IGA Laxmy Saraswaty, S.S,.M.Hum. mengatakan, bahwa seluruh operator yang bekerja untuk rumahbelanjadenpasar.com tersebut bernaung di bawah ‘Denpasar Home Made Creative’  milik Disperindag Kota Denpasar yang berlokasi di Denpasar Design Centre (DDC) , di Jalan Melati No. 31 Denpasar. Para operator E- Commerce memiliki kesempatan untuk berinovasi dalam menampilkan lay out produk IKM/UKM. Juga  ada peran Stikom Bali sebagai pendamping bagi Denpasar Handmade Creative.

Dalam Nota kesepakatan kerjasama antara BNI dengan Pemerintah Kota Denpasar,  lanjut Laxmy, juga mengatur tentang pemanfaatan fasilitas jasa dan layanan Perbankan yaitu : Fasilitas Pembiayaan (KUR)  untuk UMKM ; Fasilitas Transactional banking (cash management) dan Fasilitas Branchless banking (keagenan) dan pengelolaan aktivitas jasa dan keuangan lainnya.

BACA  Wujudkan Kedisplinan Mental Dan Fisik Mahasiswa Stikes Buleleng Gelar Pra Pendidikan Dasar Militer

Laxmy juga menyampaikan jika pengrajin yang telah siap dan bergabung dalam rumahbelanjadenpasar.com sebanyak 180 pengrajin anggota E- Commerce Kota  Denpasar. Sementara sejak di-launching  Rumah Belanja Denpasar pada 24 Februari 2017, selama kunjungan yang ada jumlah anggota saat  itu baru 50 sekarang sudah 180. Mereka adalah pengrajin yang langsung memproduksi sendiri produknya. Menurutnya masih banyak potensi yang bisa dikembangkan selain mereka yang sudah bergabung di rumahbelanjadenpasar.com.

Untuk omset yang tercapai selama periode Februari 2017 s/d Mei 2018  adalah senilai Rp14.415, 500. Untuk penjualan terbanyak diraih oleh Jegeg Tri Busana, karena banyak pilihan warna serta harganya yang terjangkau. Selanjutnya ada Taksu Desain, dengan model karyanya yang bagus serta banyak memperoleh respons positif dari pengunjung.  – ard

Advertisement

Continue Reading

Advertorial

Program Studi Ilmu Komunikasi Undiknas Hadirkan Empat Dubes dan Konjen Eropa

Published

on

 Seminar Internasional mengusung tema: “Indonesia Economic Diplomacy: Economic Coopertion Towards Visegrad Countries (V4)” berhasil dipersembahkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pendidikan Nasional  (Undiknas), Denpasar pada Rabu (16/5), di Auditorium GSD Dwi Tunggal Undiknas, Denpasar.

Acara yang dihadiri oleh Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan Dr. Kasan Muhri, Duta Besar Hongaria untuk Indonesia Mrs. Judith Pach, Duta besar Polandia untuk Indonesia Mrs. Beata Stocyńska, Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kawasan Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Leonard F, Hutabarat, Ph.D., Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia Bapak Fithra Faisal, Honorary Consul Republik Slovakia Mr. Jurgen Schereiber, Representative Kedutaan Besar Republik Ceko Mr. Radormir Karlik, Kepala Kadin Prov. Bali AA Ngurah Alit Wiraputra, tamu undangan dari Bank Indonesia, Kementerian Pariwisata RI , Universitas di Bali dan luar Bali, praktisi serta mahasiswa ini, sekaligus membuktikan bahwa Undiknas sebagai kampus terbaik di Bali, NTB, dan NTT.

Dr. AA Ayu Sri Rahayu Gorda, S.H., M.H., Dekan Fakultas Hukum dan sejak 30 April silam juga bertanggung jawab terhadap Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Undiknas ini mengatakan, Seminar Internasional ini dibuka langsung oleh Direktur Analisis Kebijakan dan Pengembangan untuk AS dan Eropa Kemlu RI Leonard F, Hutabarat, Ph.D., ini terjalin atas kerjasama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) dan program studi IlmuKomunikasi Undiknas Denpasar, dengan menghadrikan dua Dubes dan dua Konjen yakni Dubes Polandia Beata Stezyriska, Dubes Hongaria Judith Pach, Konjen Slovakia Jurgen Schereiber  dan Konjen Ceko Radormir Karlik.

BACA  MINAT ANAK MUDA HINDU BERBISNIS KULINER MAKIN TINGGI: GUSTI WEDAKARNA RESMIKAN SUKLA DI GERAI FRANCHISE AMAZY GIANYAR

Dalam senimar internasional tersebut, para Dubes dan Konjen ini memaparkan dan menjelaskan potensi unggulan negara dan peluang kerjasama ekonomi dengan Indonesia. Dubes Hongaria, misalnya terbuka untuk kerjasama ekonomi dengan RI, termasuk makin naiknya wisatawan Hongaria ke Bali. Begitu pula Dubes Polandia menawarkan kerjasama dalam bidang pendidikan sebab memiliki kampus berkualitas, selain sektor energi. Selanjutnya Dubes Slovakia memberikan penawaran kerjasama bidang pariwisata, Ekonomi dan Pendidikan serta Konjen Ceko yang mempromosikan potensi kerjasama wisata dan pendidikan.

Advertisement

Rupanya keempat Dubes serta Konjen Negara Sahabat sepakat menjajaki kerjasama pendidikan dengan Indonesia khususnya Undiknas Denpasar dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mereka juga menyiapkan  beasiswa bagi pertukaran dosen karena Undiknas dikenal sebagai kampus yang sangat berkualitas.

Sementara Rektor Undiknas Denpasar Prof. Gede Sri Darma, DBA menyambut tawaran kerjasama tersebut, sebab Undiknas berkomitmen menjadi kampus terbaik di tingkat Internasional, dalam penelitian dan kerjasama lainnya. Hal ini juga sebagai salah satu bukti bahwa Undiknas ingin terus meningkatkan kualitas lulusannya demi memenangkan persaingan di era global ini.

BACA  Laporan Keuangan Yayasan Kul Kul

Berikutnya Direktur Analisis Kebijakandan Pembangunan untuk AS dan Eropa, Kemenlu RI Leonard F. Hutabarat mengatakan, seminar ini harus dilanjutkan dengan action karena Presiden Joko Widodo telah memberikan kemudahan bagi investasi asing serta peluang ekspor. Kerjasama ekonomi adalah pilar penting dalam meningkatkan ekspor Indonesia. Sedangkan Indonesia memiliki penduduk terbesar kelima di dunia, adalah pasar potensial bagi produk negara lain. Ini juga untuk membuka peluang masuknya wisatawan asal Eropa Tengah ke Indonesia.

 

Siap Kembangkan  Fisip Undiknas

Advertisement

Dikatakan Sri Rahayu Gorda yang kini sebagai  Dekan FH juga Fisip Undiknas ini, kerja besar pertama selaku dekan 2 Fakultas telah sukses dilaksanakan Seminar Internasional, dimana Program Studi Ilmu Komunikasi Undiknas  bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri RI melaksanakan Seminar  Internasional dengan topik “Indonesian Economic Diplomacy : Economic Cooperation Towards Visegrad Countries (V4)”.

Kerja sama yang dilaksanakan itu, lanjutnya sebagai bentuk implementasi penandatanganan MoU antara Ilmu Komunikasi Undiknas dengan Kemlu RI. Ini adalah seminar yang ketiga kalinya. Sebelumnya telah pula dilaksanakan  seminar nasional, kuliah umum serta seminar internasional. Bahkan, kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi  lainnya yakni ‘Penulisan Jurnal’ untuk Jurnal Ilmu Komunikasi  yang  beberapa penulisnya dari pejabat Kemlu RI.

BACA  Menerjemahkan Motivasi dan Apresiasi Menuju Prestasi Gemilang di STIKes Buleleng

Sri Rahayu Gorda juga menyampaikan, bahwa Rektor Undiknas, sangat konsen dan sangat ingin meningkatkan kerjasama dengan empat negara Eropa Tengah  tersebut dalam bidang Pendidikan Tinggi. Mengingat kerjasama adalah kunci bagi sebuah kampus bisa survival. Begitu juga kerjasama Ekonomi RI dengan Negara Eropa sangat penting menuju digital ekonomi.

Sementara ditanya terkait tugasnya mengemban 2 Fakultas sekaligus, Sri Rahayu Gorda mengatakan meski ini merupakan tanggung jawab berat yang diberikan oleh Rektor Undiknas, namun menjadi tantangan untuk bisa mengembangkan keduanya. Untuk ini katanya, ia akan menjalankannya semangat Kerja Cerdas, Kerja Ceria, Kerja Cantik , dan Kerja Tuntas. “Astungkara ISHWW selalu memberikan bimbingan di setiap langkah saya dalam menjalankan semua tugas,” katanya. – ard

 

Advertisement

 

Continue Reading

Tren