Sudut Pandang

Berbagi adalah Kewajiban

Memiliki sifat suka berbagi adalah salah satu kekuatan dari kepribadian seseorang. Apalagi yang kemudian mentradisikan berbagi untuk membantu sesama. Tidak mengenal waktu, tempat dan kepada siapa pun, berbagi itu menjadi bagian dari instropeksi diri. Hal inilah yang dilakukan oleh Hj. Putu Selly Andayani, Kepala Dinas Koperasi dan KUMKM Provinsi NTB.

“Berhentilah makan sebelum kenyang,” ungkap Selly tentang filosofinya dalam berbagi. Meski memiliki kelebihan, ia tidak akan ‘makan’ hingga kenyang ketika melihat orang-orang di sekitarnya dalam keadaan ‘lapar’. Maka di sanalah penting kesadaran untuk berhenti makan sebelum kenyang.

Selly dikenal sebagai sosok yang suka berbagi. Berbagi tampaknya tidak hanya berupa materi bagi Selly, melainkan berbagi keramahan sikap menjadi ciri khas darinya. Menyenangkan orang terutama yang berada di sekitarnya, adalah bagian dari berbagi baginya. Berbagi kebahagiaan. Selly memaknai benar arti senyum sebagai sedekah.

Islam sebagai agama Rahmatanlilalamin, rahmat bagi semesta alam ini, dimaknai oleh Selly sebagai tempat yang luas untuk berbagi. “Berbagi kepada semua makhluk Allah SWT yang ada di muka bumi ini adalah kewajiban,” ungkap istri politikus H. Rachmat Hidayat ini. Karena itu jika memiliki kelebihan secara materi, kapan dan dimanapun serta kepada siapa pun, Selly selalu mengutamakan untuk berbagi.

Tidak itu saja, bagi Selly, berbagi itu tidak hanya kepada sesame manusia, melainkan juga kepada seluruh yang ada di alam ini. Begitu luas tempat berbagi yang tidak ingin disia-siakannya. “Bahkan kepada pohon-pohon, kepada binatang pun kita harus berbagi. Dan berbagi  itu tidak kenal waktu, kapan saja bisa berbagi,” kata nenek 9 cucu ini. Baginya, landasan berbagi adalah ikhlas yang tidak mengenal pamrih.

Begitu pula bagi Nyayu Ernawati, mantan anggota DPRD Kota Mataram yang kini menjadi aktivis anak di Mataram. Konsepnya dalam berbagi sederhana saja, berbagi apa saja dan di mana saja. “Berbagi waktu, berbagi ilmu bahkan syukur-syukur dapat berbagi rejeki,” ungkapnya. Dalam berbagi, seperti halnya Selly, Nyayu selalu meyakini bahwa Sang Pencipta akan selalu memberi jalan ketika niat berbagi itu terus dipelihara dalam diri seseorang. “Allah tidak akan menutup jalan jika terhadap niat baik manusia termasuk niat untuk selalu ingin berbagi,” katanya. (naniek. itaufan@cybertokoh.com)

To Top