Bunda & Ananda

Ayudia: Jago IT yang Juara Nulis Aksara Bali

Kumpulan prestasi Ayudia

Pesatnya perkembangan teknologi membuat anak-anak sekarang memiliki akses mudah untuk belajar. Berbagai hal bisa dipelajari dengan mengakses Google, YouTube dan media sosial. Orangtua pun harus selalu mengawasi dan memantau aktivitas anak yang bersentuhan dengan dunia informasi dan teknologi (IT).

“Sebagai orangtua, kami menyediakan fasilitas bagi anak untuk belajar, termasuk internet. Kami juga menggunakan aplikasi yang  bisa menyaring konten-konten yang tidak layak untuk anak-anak. Banyak hal yang bisa dipelajari dengan bantuan internet,” ujar Ni Luh Gede Sugi Artini, ibu dari Made Pradiptha Ayudia Risma.

Sugi menuturkan, Ayudia termasuk anak yang cepat beradaptasi dengan dunia IT. “Kalau di rumah, ia bisa browsing sendiri untuk tugas sekolah. Bahkan ia belajar tentang meretas akun media sosial. Tapi itu hanya sebatas dipelajari,” imbuh Sugi.

Perempuan yang menekuni usaha biro perjalanan ini menambahkan, putri keduanya termasuk orang yang kepo. Jika diajak bepergian, mulai dari naik mobil hingga turun, ada saja hal yang ditanyakan. Sebelum mendapatkan jawaban yang dianggap masuk akal, ia tidak akan selesai bertanya.

Ayudia sendiri mengaku senang dengan dunia IT karena banyak hal yang bisa ia pelajari. Bocah kelas 5B SD Cipta Dharma ini juga mengatakan belajar tentang IT dilakukan di rumah karena fasiltas internet sudah disediakan.

Walaupun termasuk jago IT, bukan berarti adik dari Putu Ruzhira Ayu Risma Puspa ini tidak menyenangi bidang lain yang berbau tradisional. Ayudia punya prestasi sebagai Juara Lomba Menulis Aksara Bali yang diadakan SD Cipta Dharma dalam rangka Bulan Bahasa 2016. Prestasi lainnya sebagai juara Lomba Busana Kartini yang juga digelar di sekolahnya.

Berbagai prestasi yang ditunjukkan buah hati pasangan I Nyoman Krismahendra-Sugi Artini ini ternyata belum cukup dan membuatnya terus memacu diri.  Ia pun rajin belajar, baik sendiri maupun ditemani orangtuanya. “Saya mau jadi psikolog,” tegas bocah kelahiran Denpasar, 27 April 2006 ini.

Satu hal lagi yang juga digemari Ayudia, bermain dengan binatang. “Saya suka binatang sejak kecil. Dulu pernah pelihara anjing, kucing, hamster, kelinci, dan burung. Sama ular juga berani,” ujar Ayudia. Pengalamannya digigit anjing tak membuatnya kapok. Malah orangtuanya yang membatasi Ayudia bermain dengan binatang karena khawatir asmanya kambuh.

Di sekolah, penggemar Exo dan Isyana Saraswati ini menyukai pelajaran budi pekerti dan ikut ekskul taekwondo. “Budi Pekerti itu paling mudah diterapkan. Kalau di rumah, saya terapkan dengan membantu orangtua. Tugas saya menyapu dan mebanten. Untuk jaga diri, saya ikut taekwondo. Awalnya ikut-ikutan teman, lama-lama jadi asyik,” ungkapnya. (wah)

To Top