What’s Up

Fashion Show Endek di BCIC Denpasar: Selly D. Mantra : Kita Harus Bangga Pakai Endek

Serangkaian pelaksanaan Pameran UKM/IKM & Industri Kreatif di Bali Creative Industry Centre (BCIC), Denpasar yang digelar sejak 17 s.d. 20 November 2016, Dekranasda Kota Denpasar bekerjasama dengan ASBEST (Asosiasi Bordir, Endek dan Songket) Kota Denpasar menggelar fashion show busana endek yang mengambil tema “Endek Casual” pada Sabtu (19/11).

whats-up-2Dalam kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Kota Denpasar, IA Selly D.Mantra. mengatakan pelaksanaan lomba ini sangat penting bagi pelestarian dan pengembangan Busana Endek. “Tema Casual yang diangkat oleh panitia tentu saja menunjukkan bahwa Endek sangat jauh dari kesan busana yang ‘old fashion’ melainkan sangat bisa diaplikasikan ke dalam busana sehari- hari yang trendi dan khas anak muda. Semoga even sperti ini akan lebih lagi menjadikan Busana Endek semakin dikenal dan dicintai oleh masyarakat terutama generasi muda di Kota Denpasar,” ujar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra sembari mengatakan sebagai generasi muda harus bangga memakai endek.

Demikian juga dengan Mira Minardi selaku ketua panitia mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan Fashion Show “Endek Casual” ini adalah demi memacu masyarakat terutama generasi muda agar lebih mencintai Busana Endek.  ”Kami mengangkat kembali  Endek yang merupakan produk unggulan lokal Kota Denpasar agar lebih banyak lagi orang yang memakai Endek untuk busana sehari- hari. Karenanya kami menghadirkan tema “Endek Casual”.  Kami juga berharap anak-anak usia sekolah yang mengikuti lomba fashion show ini semakin mengenal dan mencintai Endek sejak usia dini,” tuturnya

Dikatakannya untuk kriteria lomba, yakni 70 persen menggunakan endek bermotifdan 30 persennya lagi tenun ikat yang polos namun tetap boleh dimodifikasi sesuai dengan keperluan gaya dan desain yang dikenakan peserta. Pendaftaran peserta sebelumnya sudah dibuka sejak 4 s.d 16 November.  Kami juga melaksanakan technical metting pada (17/11).  “Di acara technical metting tersebut kami memberitahukan kepada peserta tentang tema “Endek Casual” , yang salah satu poinnya tidak dianjurkan menggunakan high heels, agar nantinya tidak terjadi kesimpangsiuran tentang peraturan lomba di antara para peserta,” ujar Mira lebih lanjut.

Para  peserta lomba Fashion Show Endek Casual ini dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari desainer, praktisi fashion dan juga Duta Endek Kota Denpasar. Para pemenang lomba fashion show kali ini berhak atas hadiah piala dari Dekranasda Kota denpasar. “Harapan kami selaku panitia tentu saja melalui lomba ini masyarakat terutama generasi muda Kota Denpasar semakin mencintai Busana Endek sekaligus mengenalkan kain Endek ini di tingkat regional, nasional bahkan kalau bisa ke kancah  internasional,” ujar Mira yang diamini oleh tim panitia lainnya.

Salah seorang dewan juri, Dewi Anyar menyatakan melihat para peserta sangat antusias. Dan, istimewanya lagi hampir semua berhasil tampil memukau di panggung. Baik peserta kategori yang paling kecil hingga mereka yang  remaja, sukses membuat para dewan juri kerja keras untuk menentukan pemenangnya.

Sementara, seorang peserta lomba fashion show  yakni Diva dari SD Pelita Bangsa mengaku sangat senang dapat mengikuti lomba Fashion Show Endek Casual ini. ”Saya mempersiapkan mulai dari busana hingga belajar bagaimana bergaya dan  penguasaan panggung untuk dapat tampil maksimal saat lomba,” ujarnya.

Selanjutnya Ketua Asbests Kota Denpasar, Rhea Cempaka mengaku  teringat perjuangan 7 tahun silam, bersama Ibu Selly D. Mantra saat Denfest 2009 pertama kali hanya sedikit pengrajin yang mau memotong kain endeknya untuk menjadi pakaian jadi. Sekarang semua usaha itu berbuah kebahagian, termasuk melihat peserta lomba kali ini, yang rata-rata tampil  keren, kreatif, inovatif. “Kami bangga dan terharu melihat semua peserta tampil bagus dan maksimal. Rupanya mereka memang luar biasa  dan menurut saya  semua juara karena berani tampil serta berkreativitas dengan endek dan mengeksplor endek hingga menjadi pakaian yang keren dan kece dikenakan sehari-hari. – ard

 

To Top