Pelesir

Menjelajahi Keindahan Kawasan Taman Nasional Komodo

Kawasan Wisata Taman Nasional Komodo merupakan destinasi wisata yang saat ini sedang dikembangkan oleh pemerintah melalui Kementrian Pariwisata. Kawasan yang pintu masuknya melalui Pelabuhan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ini juga masuk dalam satu diantara sepuluh destinasi wisata prioritas tahun 2016.

Taman Nasional Komodo awalnya didirikan tahun 1980 bertujuan melindungi komodo dari kepunahan. Kemudian di tahun 1991 diakui sebagai situs warisan dunia UNESCO dan masuk dalam tujuh keajaiban dunia.

Kawasan Taman Nasional Komodo memiliki luas 173.300 ha, terdiri dari daratan dan lautan. Untuk daratan, Taman Nasional ini terdiri dari tiga pulau besar, yakni Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar dan puluhan pulau kecil.

Potensi andalan di pulau tersebut adalah keberadaan komodo. Data tahun 2015, estimasi populasi hewan komodo di Pulau Komodo berjumlah 1377 ekor, di Pulau Rinca 1553 ekor komodo, Pulau Padar 3 ekor dan Pulau Motang 59 ekor.

Untuk potensi perairannya, terdapat terumbu karang dengan 253 spesies terumbu karang dengan sekitar 1000 spesies ikan, keajaiban dan keindahan ini menarik minat wisatawan untuk berenang atau menyelam di perairan.

Menurut Tauji, salah seorang pemandu wisata di Taman Nasional Komodo, kunjungan wisatawan ke Kawasan Taman Nasional Komodo sehari rata-rata sekitar 300 sampai 400 orang. Hal ini diperkirakan karena biaya perjalanan cukup besar.

Lelaki yang 18 tahun menjadi pemandu wisata ini mengatakan, wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang datang ke kawasan taman nasional biasanya untuk melihat pemandangan alam dari Pulau Padar, wisata air di Pantai Ping, dan melihat komodo di Pulau Komodo dan Pulau Rinca,” katanya.

Dari Pulau Padar, terlihat pemandangan deretan beberapa pulau dan teluk-teluk yang ada di Kawasan Taman Nasional Komodo. Untuk bisa sampai di Pulau Padar, dapat dilakukan dengan mengendarai kapal laut dari Pelabuhan Bajo, dengan jarak tempuh kurang lebih 1,5 jam.

Pulau Padar memiliko kontur perbukitan batu karang tanpa sebatang pohon yang tumbuh. Wisatawan yang datang ke pulau ini kebanyakan wisatawan tracking. Dengan menelusuri jalan setapak yang sedikit curam, akan ditemui pemandangan yang eksotik. Ada tiga spot yang merupakan lokasi untuk menikmati pemandangan kawasan taman nasional komodo. Dari tiga spot itu, spot ketiga yang merupakan puncak dari bukit/pulau yang jarak tempuh sekitar 2 kilometer itu keindahan luar biasa terlihat. Wisatawan yang sampai di puncak pun biasanya mengabadikan keindahan itu dengan berfoto.

Dari Pulau Padar menuju Pulau Komodo memerlukan waktu perjalanan sekitar 30 menit. Pulau Taman Nasional Komodo ini terlihat dari infrastruktur, tampak lebih bagus dibandingkan dengan Pulau Padar.

Di Pulau Komodo, menjual tiga paket wisata berkeliling untuk melihat komodo. Diantaranya tracking dengan jalur panjang, jalur medium dan jalur pendek. Setiap pengunjung akan ditemani seorang ranger atau pawang yang akan menjaga dan mengarahkan setiap pengunjung yang melihat komodo.

Pemandangan eksotis lainnya dapat dilihat dari potensi bawah laut di Pantai Pink. Indahnya ekosistem bawah laut sangat cocok bagi penghobi menyelam. Pantai Pink masih termasuk kawasan Taman Nasional Komodo dan merupakan pantai yang paling banyak di kunjungi wisatawan.

Di Pantai Pink, selain melihat pemandangan bawah laut, mereka juga menjumpai keajaiban alam dengan melihat bentangan pasir putih yang bercampur warna pink. Warna pink ini lebih terlihat ketika, air pantai surut. (Dharmada)

 

To Top