Edukasi

Anak Sekolah dan Internet, Paling Cepat Terpengaruh dan Beradaptasi

Hiasinta H. Paembonan bersama Drs. Ketut Maliarsa

Layanan internet dan data digital terbukti mampu menyuguhkan manfaat yang besar untuk meningkatkan produktivitas di berbagai bidang kehidupan. XL sebagai operator seluler di Indonesia memandang layanan internet cepat harus dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia seluas-luasnya, agar dapat ikut membantu meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, XL mengambil inisiatif untuk menginisiasi program “1.000 Sekolah Broadband” di seluruh Indonesia sebagai salah satu kontribusi nyata XL turut serta mewujudkan visi 1 miliar konektivitas internet oleh Industri Telekomunikasi Nasional di masa depan.

GM Sales Operation XL Bali Nusra Hiasinta H. Paembonan mengatakan, mobile broadband ini merupakan salah satu solusi terbaik bagi masyarakat Indonesia untuk bisa segera mengadopsi dan memanfaatkan layanan internet cepat. “Teknologi digital semakin dalam mempengaruhi kehidupan sehari-hari kita. Dinamikanya sangat cepat dan tak terbendung. Pilihan terbaik adalah menyesuaikan diri dan memanfaatkannya. Nah, mobile broadband dan program “Melek Internet” akan memberikan solusi agar masyarakat bisa segera memperolah akses ke internet cepat dan sekaligus bisa memanfaatkan layanan digital untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup mereka. Program “Menuju 1.000 Sekolah Broadband” untuk diimplementasikan di seluruh wilayah Tanah Air hingga akhir 2017,” jelas Hiasinta saat acara penyerahan bantuan laptop kepada SMK Pariwisata Dalung (Prada), Selasa (8/11).

Perempuan akrab disapa Sinta ini menambahkan, XL membantu pengadaan fasilitas mobile broadband kepada masyarakat melalui sekolah-sekolah dengan harapan dapat sekaligus mendukung upaya menanamkan kesadaran kepada siswa sejak usia dini untuk memanfaatkan layanan internet bagi tujuan positif.

Untuk memastikan program penyediaan fasilitas akses internet cepat ini bisa maksimal dan efektif, XL menyertainya dengan program pendampingan dan pelatihan “Melek Internet”. “Edukasi melalui anak sekolah akan dinilai tepat karena mereka akan menjadi pihak yang paling terpengaruh oleh terpaan teknologi digital, sekaligus memiliki adaptasi dengan teknologi yang lebih baik. Pengetahuan positif mereka mengenai manfaat internet cepat diharapkan akan bisa menjadi bekal mereka, juga sekaligus bisa dibagikan ke masyarakat sekelilingnya,” ungkapnya.

Materi pelatihan yang diberikan terdiri dari empat hal. Pertama, pengetahuan tentang media digital, manajemen reputasi dan jati diri lewat penggunaan media sosial yang inspiratif. Kedua, pengetahuan tentang pemanfaatan media digital untuk pembelajaran, memanfaatkan teknologi internet untuk memperkuat kapasitas diri dan organisasi dengan menciptakan iklim digital di sekolah, nilai kepemimpinan. Ketiga, pengetahuan tentang sistem informasi, yaitu bagaimana mengelola informasi dengan lebih efektif. Keempat, pengetahuan tentang teknologi informasi dan komunikasi, yaitu memberi contoh penggunaan internet untuk aplikasi, dan mengadopsi aplikasi untuk meningkatkan kapasitas mereka.

Kepala SMK Prada Drs. Ketut Maliarsa menyambut gembira kerjasama yang dijalin sekolah yang ia pimpin dengan XL. “Berkembangnya potensi didik, berilmu, cakap, kreatif, dan mandiri merupakan tujuan pendidikan nasional. Kemajuan teknologi harus diakomodir. Karena itu, kami di SMK Prada sudah berbasis online,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan kepada siswa agar tidak ketinggalan dalam hal informasi dan teknologi. Siswa harus ada di barisan depan dan harus melek internet. Satu pesan khususnya, gunakan untuk hal positif dan bermanfaat. (ngurahbudi@cybertokoh.com)

To Top