Advertorial

Ratna Listy Beri Motivasi dalam HUT SMA Negeri 1 Singaraja ke-66

Penyerahan buku motivasi Ratna Listy kepada Kepala SMA N 1 Singaraja

 

Puncak perayaan HUT SMA Negeri 1 Singaraja dimeriahkan berbagai macam penampilan oleh guru dan para siswa. Kemeriahan sangat jelas terlihat di atas panggung utama yang berada di lapangan upacara sekolah setempat (Selasa, 1/11). Di hari jadi yang ke-66 tersebut SMA Negeri 1 Singaraja juga mengundang para alumni, para mantan kepala sekolah, dan para mantan guru.

Menurut Kepala SMA Negeri 1 Singaraja, I Putu Eka Wilantara, M.Pd., sekolah juga memberikan penghargaan kepada para alumni yang telah memberikan sumbangsih terhadap pembangunan sekolah di tahun 2016. Uniknya, dalam perayaan HUT tahun ini tidak hanya melibatkan segenap civitas akademika melainkan juga melibat para guru dalam mengisi acara. “Tidak hanya siswa, tetapi guru pun kami libatkan. Harapannya agar mereka bebas mengekspresikan kemampuan diri dalam bidang seni,” ujarnya.

buleleng-2

Ratna Listy duet bersama Komang Sinta Diani

Rangkaian HUT yang berlangsung selama satu minggu tersebut diisi dengan berbagai jenis kegiatan baik akademik dan nonakademik. Kemeriahan hari jadi tersebut juga menurut Eka bukan sebagai ajang hura-hura melainkan sebagai bahan evaluasi dan introspeksi untuk lebih baik dari sebelumnya. Ia mengungkapkan dari tahun ke tahun pihaknya terus melakukan inovasi untuk pembelajaran yang lebih baik. Smansa sebagai salah satu sekolah unggulan di Buleleng memang sudah tidak diragukan lagi dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global.  Hal ini dapat dibuktikan dari beberapa jabatan penting di Buleleng bahkan di Bali dipegang oleh alumninya. Selain itu, para siswanya telah mampu mengaharumkan nama sekolah di kancah nasional dan internasional. Eka berharap di ulang tahun ini Smansa dapat meningkatkan eksistensi dalam dunia pendidikan. “Saat ini mulai banyak muncul sekolah-sekolah unggulan lainnya. Jangan sampai Smansa malah tenggelam,” paparnya.

Mengusung tema Together for Better Future ia berharap seluruh warga sekolah bisa bersama-sama untuk membangun sekolah demi masa depan yang lebih baik. Hal tersebut dicerminkan dari kegiatan yang tidak memetakan siswa per kelas melainkan menerapkan konsep kakak asuh. “Dalam kegiatan ini kami tidak lagi memandang mana kelas mana kakak tingkat tetapi semua kami lebur dari berbagai kelas dan tingkatan berdasarkan kakak dan adik asuh,” jelasnya.

Pria kelahiran 18 Juli 1974 tersebut juga sangat apresiasi terhadap para donatur yang selalu mendukung kegiatan sekolah. Pada perayaan tahun ini misalnya, para guru dan siswa dihibur oleh artis Ibu Kota yang didatangkan oleh Luh Kerthianing. Kedatangan artis ini bukan semata-mata untuk hiburan melainkan juga untuk memotivasi para siswa. “Ratna Listy memang didatangkan oleh Bu Luh untuk menghibur sekaligus memotivasi siswa melalui bukunya yang berjudul “100 Motivasi Ratna Listy,” jelasnya. Dengan sumbangan buku tersebut pihaknya juga berencana akan membuat perpustakaan kelas untuk meningkatkan minat baca siswa. “Setelah taman baca kami akan gagas perpustakaan di setiap kelas. Semoga dengan ini bisa memancing para donatur untuk memberikan sumbangsih,” imbuhnya.

Ratna Listy yang menjadi guest star dalam perayaan HUT SMA Negeri 1 Singaraja mengaku sangat mengapresiasi seluruh kegiatan yang disuguhkan. Menurutnya kekompakan dan kreativitas guru beserta siswa sangat jelas terlihat. “Biasanya yang dilibatkan hanya siswa tetapi di   sini guru juga berpartisipasi dan memberikan contoh yang baik,” ungkapnya. Perempuan cantik tersebut juga merasa tertantang untuk memberikan motivasi kepada seluruh  siswa. Menurutnya, ia orang yang suka memberikan motivasi hidup kepada orang lain, namun ketika memberikan motivasi kepada siswa siswi itu merupakan hal yang susah-susah gampang. “Di umur segini mereka masih mencari jati diri dengan rasa ingin tahu yang begitu besar,” ungkapnya. Ia menambahkan beberapa quote yang terdapat dalam bukunya memang sangat cocok untuk anak di usia ini. Salah satunya mengenai kesuksesan yang tidak dapat diraih secara instan. “Zaman memang serba mudah tetapi kesuksesan akan lahir dari kebiasaan-kebiasaan baik yang mereka pupuk,” tandasnya.

Disisi lain, Luh Kerthianing sebagai orangtua siswa mengatakan anak sebagai aset bangsa harus mendapat pendidikan yang baik. Sebagai orangtua sangat mendukung jika sekolah mampu mencetak anak-anak didik yang luar biasa. “Harapan saya semoga Smansa bisa menjadi sekolah teladan dan panutan bagi yang lain apalagi Singaraja mendapat julukan kota pendidikan,” pungkasnya. (win)

To Top