Mandalika

Titipan Harapan Para Pahlawan: “Satukan Langkah untuk Negeri”

Peringatan HAri Pahlawan di Mataram NTB diikuti oleh ASN

“Satukan Langkah untuk Negeri”. Begitulah tema Hari Pahlawan 10 November 2016. Tema tersebut menitip harapan agar seluruh warga Negara Indonesia bersatu dalam kebersamaan dan kebersamaan dalam persatuan untuk mewujudkan cita-cita negeri yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa ini. “Kepada seluruh lapisan masyarakat diimbau untuk terus berjuang, bekerja, serta berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini,” ungkap Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB saat peringatan Hari Pahlawan.

Empat pesan penting disampaikannya dalam memaknai Hari Pahlawan tahun ini adalah selalu bertaqwa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, selalu berjuang dengan ikhlas dengan mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan golongan, percaya diri dalam membangun negara, dan membangun NTB, serta yang terakhir, mengutip pesan dari Bung Hatta, “jangan sampai kita mencuri dari ibu pertiwi”. Dan warisan terbaik yang ditinggalkan oleh para pahlawan bangsa ini bukanlah “politik ketakutan” melainkan “politik harapan”. Seberat apapun tantangan yang dihadapi dengan keterbatasan yang ada, tidak akan menyurutkan semangat perjuangan.

Seperti biasa peringatan Hari Pahlawan yang ke-71 ini dihadiri oleh para veteran dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hadir pula perwakilan TNI dan Polri serta pelajar di Kota Mataram, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Prov. NTB, pejabat eselon dua dan eselon tiga dari dinas/badan lingkup Provinsi NTB. (naiek.itaufan@cybertokoh.com)

 

 

Datang ke RS, Pulang dengan Senyum

Pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu program prioritas Provinsi Nusa Tenggara Barat. Oleh karenanya provinsi ini menilai bahwa sangat penting untuk memastikan agar kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat. Namun, untuk mencapai peningkatan yang dimaksud, tentu tidak cukup hanya dengan cita-cita dan program saja, melainkan harus didukung dengan upaya yang komprehensif dari hulu hingga ke hilir. Mulai dari upaya advokasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, hingga dukungan dari pemerintah, sebagai bentuk kewajibannya menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi yang menjadi pembina upacara saat memperingati HUT ke-47 Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB yang dirangkaikan dengan peresmian gedung Pelayanan Jantung dan Pembuluh Darah Terpadu RSUD Provinsi NTB.

“Semoga dengan usia yang semakin matang ini, pelayanan dan seluruh hal yang terlaksana di rumah sakit ini semakin sesuai dengan harapan dan dambaan seluruh masyarakat NTB,” ungkap Gubernur. Harapannya adalah RS ini dapat berperan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan Pemerintah Provinsi NTB. Gubernur juga mengajak seluruh keluarga besar RS untuk terus-menerus meningkatkan kualitas pelayanan. Tidak hanya dari kualitas sarana fisik dan peralatan kesehatan yang mengadopsi perkembangan teknologi, namun juga harus didukung dengan tenaga kesehatan yang kompeten dan berdedikasi penuh.

Dengan bangunan yang cukup megah ia berharap bahwa rumah sakit tersebut dapat meraih akreditasi terbaik, sesuai harapan seluruh pihak. Tidak kalah pentingnya Gubernur mengajak seluruh petugas yang bertugas di RS untuk mengedepankan pelayanan. “Saya berharap siapa pun yang datang ke rumah sakit tersebut dapat pulang dengan senyum. Tersenyum karena puas dengan pelayanan, dan fasilitas kesehatan yang kita berikan. “Berikan pelayanan sepenuh hati,” katanya. Jadikan RS ini sebagai tempat pengabdian yang utama, dengan dedikasi penuh. Keutuhan dedikasi akan membangun suasana kerja yang baik, menciptakan suatu team work dengan kebersamaan yang baik,” pesannya. (naniek.itaufan@cybertokoh.com)

To Top