Kolom

Pentingnya Personal Branding

Made Herry Erika Sedana
made-herry-erika-sedana

Made Herry Erika Sedana

Pemahaman tentang pentingnya personal branding bisa menjadi sebuah revolusi pembelajaran pengembangan diri. Pembelajaran yang akan memberi ruang tak terbatas untuk melakukan evolusi terhadap diri sendiri (advanced personal development). Personal branding sehari-hari sebetulnya sudah sangat lama diimplementasikan oleh sebagian orang. Mereka yang tergolong sukses dari pekerjaan, sekolah, komunitas sampai pada organisasi sesungguhnya mengalirkan personal branding sejalan dengan kegiatan yang mereka lakukan sehari-hari.

Mereka setuju bahwa personal branding ini adalah sebuah investasi yang

mendasar. Perusahaan melakukan company branding untuk memenangkan segmen pasar tertentu. Jangan lupa bahwa untuk memenangkan kompetisi direct sales atau penjualan langsung kepada pelanggan terentu, para eksekutif melakukan personal branding. Evolusi teknologi di masa sekarang ini menuntut personal branding juga dilakukan melalui media sosial.

Mengapa personal branding? Belakangan ini hampir di setiap organisasi atau perusahaan, kita mendengar istilah personal branding. Mengapa banyak kalangan saat ini berbicara tentang pentingnya personal branding. Masih ingat tulisan tentang The Speed Of Trust karya Steven M.R. Covey? Kemampuan kita untuk membangun kepercayaan adalah komponen mendasar dari kompetensi  kunci untuk bisa memenangkan persaingan global.

Kita bisa menilai diri kita dari tujuan dan pikiran kita sendiri. Sementara, kita menilai orang lain dari sikap dan perilaku mereka. Bagi para eksekutif, kepercayaan yang datang dari orang lain kepada mereka diyakini  mampu meningkatkan closing ratio penjualan dan produktifitas mereka. Meyakinkan orang lain membutuhkan personal branding yang kuat. Berangkat dari konsep tadi, banyak yang kini sudah mulai untuk menciptakan dan mengembangkan personal branding mereka (create & grow your personal branding). Menumbuhkan personal branding perlu investasi waktu, usaha dan komitmen. Personal branding akan berkembang menjadi suatu kebutuhan yang melekat pada setiap orang yang akan terus menggiring para eksekutif dalam perjalanan karir mereka.

Personal branding sangat mencerminkan pikiran dan perilaku seseorang. Kalau kita amati, orang-orang yang kita jadikan role model sesungguhnya memiliki personal branding yang sangat kuat. Dan mereka konsisten terhadap personal branding yang mereka yakini.  Implementasi personal branding juga mempunyai tahapan-tahapan.

Understanding; pemahaman tentang personal branding sebagai suatu penilaian dari orang lain terhadap nama kita dalam kehidupan sosial dan karir atau usaha.

Acceptance; menerima dengan komitmen penuh untuk mulai menerapkan konsep penting personal branding. Implementation; di tahap implementasi ini, kita dituntut untuk merealisasikan personal branding di setiap aspek komunikasi sehari-hari. Baik komunikasi verbal maupun komunikasi nonverbal.

Tahap berikutnya adalah improvement, yakni meningkatkan level personal branding dari pemahaman atau pembelajaran yang diperoleh baik dari literatur ataupun dari pengalaman orang lain serta personal branding orang lain yang kita lihat langsung  yang memberi kesan positif dan kuat.  Attitude adalah cerminan dari personal branding dan jangan lupa bahwa attitude shows your altitude.

Istilah lead with personal branding atau memimpin melalui personal branding menguatkan pemahaman akan pentingnya personal branding.  Coach atau mentor kita telah menanam dan menumbuhkan personal branding sejak lama sehingga benar-benar menyatu dengan sikap, respon dan bahasa yang disampaikan. Sehingga terkadang tanpa diminta, kita sudah bisa melihat dan melakukan hal-hal yang perlu dikerjakan agar tujuan organisasi dapat tercapai dengan efektif.

Apakah personal branding dapat dipelajari dari mentor? Ada proses duplikasi yang berjalan tanpa disadari. Proses duplikasi ini bisa terjadi pada cara berpikir, struktur berbahasa sampai pada beberapa gesture duduk atau gesture saat berbicara. Duplikasi juga terjadi pada tampilan atau pengaturan emosi seseorang termasuk bagaimana seseorang bisa kelihatan sangat tenang pada saat menghadapi masalah sekalipun. Hal-hal yang terduplikasi terjadi karena personal branding yang memberikan kesan positif yang mendalam sehingga kita membiarkan mentor mempengaruhi gerak dan pikiran kita. Dalam kondisi ini mentor kita menerapkan konsep lead with personal branding.

Saya meyakini bahwa personal branding adalah sebuah seni. Personal branding juga merupakan aset. Tentunya pembaca sependapat jika kita menyimpulkan bahwa personal branding lebih kuat pengaruhnya dari kata-kata yang diucapkan. Personal branding sering kali memenangkan kepercayaan orang lain atau lawan bicara bahkan sebelum kita mulai berbicara kepada seseorang. Personal branding dapat membuat lompatan yang signifikan pada produktivitas seseorang. Menguatkan pentingnya personal branding, ungkapan yang barangkali ingin sama-sama kita pegang adalah personal branding speaks louder then words –-

 

Made Herry Erika Sedana

Managing Director MORITZ Logistics Indonesia Asia Pacific Award Winning Sales Professional Logistics & Supply Chain

To Top