Buleleng

Nelayan Buleleng Diasuransikan

Penyerahan bantuan asuransi dari pemerintah kepada nelayan

Guna memberikan perlindungan dan keselamatan kerja bagi para nelayan, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan bantuan berupa asuransi. Asuransi tersebut menyasar para nelayan di Kabupaten Buleleng yang notabene memiliki risiko kerja sangat tinggi. Asuransi ini merupakan program dari pemerintah yang disalurkan di setiap kabupaten/kota. Di Buleleng bantuan tersebut akan diberikan kepada nelayan yang tersebar di sembilan kecamatan.

Penyerahan secara simbolis dilaksanakan di Lobi Athiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Selasa (1/11). Para perwakilan nelayan di Kabupaten Buleleng menerima asuransi yang diserahkan langsung oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST yang didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng, Ir. Made Arnika.

Bupati Agus Suradnyana mengungkapkan jumlah nelayan di Kabupaten Buleleng yang boleh diasuransikan secara keseluruhan adalah 5.000 orang. Dari 5.000 orang tersebut, target tahun 2016 sebanyak 2.500 orang bisa diasuransikan. Hal ini, menurutnya memerlukan kerja keras dari Diskanla untuk jemput bola memetakan dengan meminta bantuan kepada para camat dan kepala desa khususnya di daerah pesisir. “Saya minta kepada Diskanla untuk bekerja keras agar target tahun ini bisa terealisasi. Sementara tahun depan kita targetkan semua nelayan sebanyak 5.000 orang itu bisa diasuransikan,” ungkap Bupati asal Banyuatis tersebut.

Santunan dalam bentuk asuransi ini terdiri dari dua jenis yaitu kecelakaan pada saat melaut dan kecelakaan pada saat di darat. Besaran asuransi bila meninggal dunia di laut adalah Rp 200 juta, cacat tetap Rp 100 juta, dan biaya perawatan Rp 20 juta. Sementara untuk yang di darat meninggal dunia sebesar Rp 160 juta, cacat tetap dan biaya perawatan besarannya sama seperti di laut.  Menurut Bupati Buleleng dengan besaran tersebut, setiap nelayan wajib membayar premi sebesar  Rp 175 ribu. “Premi yang harus dibayarkan setiap nelayan sudah disubsidi oleh pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu, Kadiskanla Buleleng, Made Arnika menjelaskan, asuransi ini diberikan kepada nelayan yang sudah mempunyai kartu nelayan. Dengan kartu nelayan tersebut, asuransi ini sudah bisa diproses. Sebanyak 3.600 nelayan sudah memiliki kartu nelayan. Menurutnya, sesuai informasi yang diperoleh, ada perubahan petunjuk teknis mengenai asuransi nelayan ini. Dengan kartu nelayan saja, para nelayan sudah bisa didaftarkan secara online. “Ada sekitar 5.000 nelayan di Buleleng.  Kita akan usahakan semuanya memiliki kartu nelayan,” jelas Arnika.

Sementara itu, salah satu perwakilan nelayan yang ditemui usai penyerahan, Nyoman Merta Witama mengungkapkan rasa terimakasihnya karena adanya santunan asuransi ini. Nelayan dari kelompok nelayan di daerah Tejakula ini juga sangat berharap bantuan apapun bentuknya untuk nelayan bisa terus digulirkan dan disalurkan kepada nelayan di Buleleng. Hal itu diharapkan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan. “Kami dari pihak nelayan sangat berterimakasih dengan adanya program santunan asuransi ini. Semoga bantuan kepada para nelayan bertambah dan terus digulirkan,” tandasnya. (wiwinmeliana22@cybertokoh.com)

To Top