Advertorial

Denpasar Book Fair 2016: Spirit Saraswati Inspirasi Kota Cerdas

Pemerintah Kota Denpasar baru saja usai menyelenggarakan Book Fair 2016 selama tiga hari, yakni pada  23 s.d 30 Oktober 2016,  di kawasan Pedestrian Jalan Kamboja Denpasar.  Acara yang mengusung tema “Spirit Saraswati Inspirasi Kota Cerdas” menghadirkan kegiatan rutin bazar buku murah, dan bazar kuliner yang dilengkapi dengan aneka kreativitas berwawasan budaya.

“Upaya pemerintah  Kota denpasar untuk meningkatkan minat baca masyarakat telah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu dengan dukungan dari berbagai program yang telah ada.  Pesta buku yang hadir untuk ke-9 kalinya ini, tetap didasari pada komitmen Kota  Denpasar untuk mengingatkan pentingnya buku untuk meningkatkan kecerdasan generasi bangsa khususnya melalui meningkatkan minat baca, baik di kalangan pelajar dan masyarakat umum,” ujar Kepala Dinas Perisdustrian dan Perdagangan  Kota Denpasar, Drs. I Wayan Gatra, M.Si.

Dikatakannya bahwa Denpasar Book Fair dengan 50 stan kali ini sebagai media komunikasi antara penerbit, pembaca, pengarang dan  masyarakat, kemudian memberikan apresiasi dan ekspresi kepada siswa-siswi untuk menampilkam inovasi dan kreativitas dengan hiburan yang sehat. Bazar buku ini adalah agenda rutin Pemerintah Kota Denpasar,dengan tetap merefleksikan makna filosofi dari ‘Spirit Hari Suci Saraswati’ sebagai sumber ilmu pengetahuan yang dapat dijadikan inspirasi serta proteksi diri dari pengaruh negatif globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi. Selanjutnya diharapkan akan muncul berbagai aksi positif  menunjang Denpasar sebagai Kota Cerdas (Smart City).

“Kegiatan bazar yang lebih banyak melibatkan para pelajar ini terkait dengan tujuan pameran, yakni meningkatkan minat para pelajar untuk giat membaca.

Untuk inilah kegiatannya dipadukan dengan menghadirkan unsur pendidikan, teknologi, pameran, trading, dan dilengkapi hiburan. Sejumlah lomba juga dipersembahkan bagi anak-anak selama berlangsungnya pameran,” lanjut Kasi  Bina Usaha Perdagangan Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, S.S., M. Hum.

Book Fair 2016 kali ini diikuti industri penerbitan lokal, distributor dan toko buku, lembaga pendidikan, industri pers, perpustakaan, lembaga pemerintahan, dan industri lain yang terkait. Di samping itu juga digelar sejumlah lomba kreativitas, di antaranya lomba scrapping book dengan tema; Kreativitas Berwawasan Budaya;  Budaya Bali untuk menunjang pendidikan dan  Mainan Tradisional di zaman digital, Lomba Menggambar dan Mewarnai  bersama Sanggar Jepun Putih,      Lomba Musikalisasi Puisi, dan  Lomba Fashion Show. Selain itu juga dilaksanakan bedah buku dan hiburan berupa Gempita Ekspresi Remaja dengan penampilan beberapa grup band.

Pada lomba Scrapping book, kata Laxmy karya-karya mereka selain kreatif, inovatif, juga informatif. Mereka tidak hanya mengolah informasi namun juga menampilkan visualisasi mading yang unik dan menarik, sehingga mengundang minat siswa lainnya untuk melihat dan membaca. “Secara umum juga semua kegiatan diharapkan mampu memberikan dan mengalirkan semangat kepada masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan remaja untuk mengeksplorasi manfaat maupun kesenangan yang dapat diperoleh dari buku dan kegiatan membaca,” jelasnya.

Selanjutnya pada penutupan kegiatan Denpasar Book Fair 2016, Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Denpasar menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba pengembangan minat dan budaya baca yang dikaitkan dalam rangka memeriahkan bulan  gemar membaca dan hari kunjung perpustakaan dengan tema ”Melalui Hari Kunjung Perpustakaan Kita Tingkatkan Minat Baca di Kalangan Generasi Muda. Lomba ini diikuti siswa SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Denpasar  dengan jenis lomba yaitu : lomba bercerita, lomba baca puisi Bali, Lomba menulis cerpen, lomba menulis essai, lomba meresume buku dan Lomba Perpustakaan Tingkat Sekolah Dasar.  Sedangkan pelaksanaan lomba ini telah dilaksanakan dari tanggal 29 Agustus s.d. 21 September 2016.

Darwan, salah seorang pengunjung dari Sesetan yang ditemui di arena bazar buku saat menjelang penutupan acara menyampaikan harapannya agar penyelenggaraan Denpasar Book Fair  2016  dan yang akan datang dan seterusnya nanti  dapat memberi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, perbukuan nasional dan lokal, serta menjadi agenda tersendiri dalam rangka menumbuh kembangkan budaya baca di tengah masyarakat khususnya Kota Denpasar dan Bali. – ard

To Top